Pesona Keempat Sutardji Calzoum Bachri

Asarpin
lampungpost.com

SEJAUH ini, lebih dari lima puluh ulasan tentang puisi Sutardji Calzoum Bachri (selanjutnya ditulis Tardji). Namun, di antara yang banyak itu, saya melihat jarang sekali sajak-sajak Tardji pasca-O Amuk Kapak (1981) mendapat perhatian.

Mungkin karena puluhan sajak mutakhirnya itu belum dibukukan, hingga perhatian kritikus masih tetap pada sajak-sajak lama. Arif Bagus Prasetya memang sempat menyinggung puisi-puisi Tardji terbaru sedikit membandingkan dengan sajak-sajak sebelumnya hingga Arif sampai pada kesimpulan bahwa sajak-sajak lama Tardji menampilkan “sajak aksi” dan Continue reading “Pesona Keempat Sutardji Calzoum Bachri”

Azwina Azis Miraza: Yang Melangkah di Jalan Sastra

Adek Alwi
http://www.suarakarya-online.com/

DUA kumpulan puisi Azwina Aziz Miraza diluncurkan di PDS HB Jassin, TIM, Jakarta, 16 Januari 2009. Ina, begitu ia biasa disapa, lahir pada 13 Januari 1960 dan wafat 8 September 2008. Jadi, walau agak terlambat peluncuran dua buku itu juga dimaksudkan rekan-rekan seniman di Jakarta sebagai peringatan 100 hari kepergian Azwina, sekaligus hari kelahiran dia. Dan Ina memang tak mungkin untuk tidak dikenang. Continue reading “Azwina Azis Miraza: Yang Melangkah di Jalan Sastra”

Badung Dalam Peta Sastra?

I Nyoman Tingkat
http://www.balipost.co.id/

MEMASUKI ulang tahun ke-96 Puputan Badung dan memasuki sepuluh tahun Kabupaten Badung lepas dari atap Denpasar, tampaknya perlu direnungkan peta Badung dalam kancah kesusastraan lokal-nasional (Bali – Indonesia). Peta Badung dalam sastra tampaknya penting di tengah-tengah geliatnya memompa diri dengan memoles wajah melalui pembangunan material-hedonistik. Continue reading “Badung Dalam Peta Sastra?”

Sastra Indonesia dan Politik Sastra

Kuswinarto
http://www.sinarharapan.co.id/

Oleh salah seorang rekan yang mengikuti Kongres Bahasa Indonesia VIII di Jakarta, 14-17 Oktober 2003 lalu, saya diberi oleh-oleh sebuah buku setipis 25 halaman berjudul Politik Bahasa (Jakarta, 2003). Buku ini diedit oleh dua pakar bahasa, Hasan Alwi dan Dendy Sugono, dan diterbitkan oleh Pusat Bahasa?instansi pemerintah eselon II di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional yang diberi tanggung jawab mengelola kebijakan nasional di bidang kebahasaan dan kesastraan di Indonesia. Continue reading “Sastra Indonesia dan Politik Sastra”

Bahasa ยป