Sutejo
/4/
Aura Gagas Gus Dur
Era demokratisasi dalam konteks Indonesia mutakhir, telah menjebak masyarakat Indonesia pada gelombang eforia kata; yang mengabaikan pada kaidah demorasi itu sendiri. Kalau substansi demokrasi adalah kesederajatan, maka dalam fenomena kehidupan berbangsa mutakhir (politik?), arifnya dapat menghindarkan simbol kata yang cenderung mereduksir pihak yang lain. Continue reading “KAJIAN ISLAM: BELAJAR DARI GUS DUR (bagian IV – VII Habis)”
