Longser Remaja dan Bahasa Ibu

Ahda Imran
Pikiran Rakyat, 17 Feb 2007

BERTEMPAT di GK Sunan Ambu STSI Bandung, selama 3 hari (8-10 Februari 2007), berlangsung “Festival Longser Remaja” (Lawung Longser Nonoman). Festival ini diadakan oleh kelompok longser Toneel Bandung dan diikuti oleh 15 kelompok teater dari 15 SMA/SMK di Kota Bandung. Jika festival ini disebut menarik, itu bukanlah karena inilah untuk pertama kalinya longser sebagai sebuah bentuk teater tradisional difestivalkan. Continue reading “Longser Remaja dan Bahasa Ibu”

Karya di Tengah Silang Sengkarut

Ahda Imran
Pikiran Rakyat, 29 Des 2007

SEBUAH obrolan selepas di depan Taman Budaya Kalimantan Timur seusai Kongres Cerpen Indonesia V di Banjarmasin, 26 Oktober 2007 yang lalu.

Di situ ada Saut Situmorang, Isbedy Stiawan Z.S., Ari Pahala Hutabarat, Oyos Saroso HN, dan cerpenis Trianto Triwikromo. Hanya sebuah obrolan santai sambil saling berseloroh. Tapi tiba-tiba suasana menjadi serius dan panas. Continue reading “Karya di Tengah Silang Sengkarut”

Sastra Instan, Pluralisme, Religiusitas

Ahda Imran
Pikiran Rakyat, 23 Desember 2006

SASTRA sebagai pergulatan kreatif adalah sebuah jalan sunyi. Jalan yang tak mudah beriringan dengan kepentingan industri, apalagi popularitas. Meski hal itu akan sangat menggembirakan bila bisa diseiringkan, namun fenomena yang terjadi di tengah gegap gempitanya aktivitas industri penerbitan dan sosialisasi karya sastra yang terjadi akhir-akhir ini ternyata menimbulkan semacam kecemasan juga. Continue reading “Sastra Instan, Pluralisme, Religiusitas”

Wicaksono Adi, “Terjadi Perluasan Kehadiran Teks”

Ahda Imran
pikiran-rakyat.com

Secara umum, bagaimana Anda melihat perkembangan sastra Indonesia tahun 2009, baik dari segi kekaryaan maupun pemikiran? Adakah yang membedakan perkembangannya dengan tahun sebelumnya?

Sebagian orang memang cenderung melihat perkembangan sastra dengan ukuran “kebaruan” yang mengacu pada kemunculan karya-karya fenomenal sebagai suatu “penemuan besar” yang dapat mengubah lanskap sastra secara radikal. Perkembangan sastra dibayangkan terbentuk oleh serangkaian penemuan seperti yang berlangsung dalam ilmu pengetahuan dan sains. Continue reading “Wicaksono Adi, “Terjadi Perluasan Kehadiran Teks””

Rumah Puisi, Rumah di Telapak Dua Gunung

Ahda Imran
http://www.pikiran-rakyat.com/

SELEPAS Kota Padangpanjang, di Kanagarian Ai Angek Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat, terdapatlah setumpak tanah di atas ketinggian yang terletak di pertemuan telapak Gunung Singgalang dan Gunung Merapi. Di situlah letaknya Rumah Puisi. Menyendiri dikelilingi areal kebun, persawahan, dan sebuah jalan kecil menurun berbatu menuju jalan besar yang menikung. Yang disebut Rumah Puisi itu adalah sebuah bangunan yang terbilang megah dan nyaman. Nyaris seluruh bagian depan dan sampingnya berdinding kaca sehingga apa yang terdapat di dalam gedung itu, yakni ruang diskusi dan perpustakaan, dan semua kegiatannya bisa tampak dari luar. Continue reading “Rumah Puisi, Rumah di Telapak Dua Gunung”

Bahasa »