Beni Setia
http://www.lampungpost.com/
PADA bus kota jurusan Perak, kata orang, lelaki itu masih sering muncul. Naik dari Terminal Purabaya, duduk di kursi untuk dua orang pada deret kedua dari depan, d sejak bus kota itu-bernomor L-2341-S-kembalikan polisi, sebagai barang bukti kejahatan, tapi tak ada yang berani mengoperasionalkannya karena dianggap sial-akan dijauhi penumpang. Sampai sopir, kondektur, dan kernet asli, yang tak kebagian bus lain, dipaksa keadaan untuk mengoperasionalkananya. Continue reading “Kepalanya Tertinggal di Kolong Kursi”
