Sastra Belum Membudaya di Masyarakat Pegunungan

Khalid Yogi
http://www.suaramerdeka.com/

Selama ini, seni sastra banyak didominasi oleh karya dari wilayah kota atau setidaknya pesisir pantai. Karya-karya yang muncul dari sastrawan pedesaan pun juga bermunculan menghiasi dunia kata-kata ini. Namun, meriahnya dunia sastra belakangan ini tampaknya kurang menyentuh kreativitas masyarakat pegunungan untuk menghasilkan karya tersendiri. Continue reading “Sastra Belum Membudaya di Masyarakat Pegunungan”

Pendidikan Berbasis Kreativitas

Ika Feni Setiyaningrum
suarakarya-online.com

Saat ini pendidikan di Indonesia lebih ditekankan pada penguasaan konsep dan materi. Memang, ini bukan hal yang salah. Namun, kegiatan berbasis aplikasi atau praktik juga harus diperhatikan keberadaannya. Saat ini, siswa, terutama yang berada di jenjang SD-SMP-SMA, lebih dituntut berada dalam kelas. Mereka mendengarkan guru berbicara dan memutar slide power point (bagi kelas berbasis ICT) yang membuat mereka bosan. Kemudian setelah guru selesai menerangkan, mereka diberi kesempatan untuk menjawab. Continue reading “Pendidikan Berbasis Kreativitas”

Novel “Bintang Anak Tuhan”

Sebuah nukilan wajah Human Agony
Prof. Dr. E. Hayatullah Al Rasyid
http://oase.kompas.com/

Benar, tak banyak potret realitas keterisoliran suatu komunitas ?sakit? dan nyaris benar-benar tersingkir dan disingkirkan nilai-nilai kemanusiaannya. Jika pun ada justru malah melahirkan semacam disintegritas sosial yang sangat tajam, termasuk ?cap busuk?, pelcuran dan pergaulan bebas ? kemudian berujung pada sikap jijik dan momok moral serta kesehatan. Continue reading “Novel “Bintang Anak Tuhan””

Metafora, Sebuah Tanda Bayangan Selembar Nyawa

IBM. Dharma Palguna
balipost.co.id

SAYA tidak tahu sudah berapa jumlah orang yang mati hanyut di sungai Ho. Babad tidak bertutur tentang korban seperti itu. Karena Babad adalah tempat orang bertutur tentang para pelaku kebesaran dan keluhuran sejarah mereka.

Bukan salah Babad, bukan pula salah orang yang mati hanyut di sungai Ho. Karena bahkan pada zaman sekarang pun tidak ada orang atau lembaga yang menyempatkan diri untuk menghitung-hitung jumlah pelaku penyeberangan yang kemudian menjadi korban oleh deras arus sungai di musim penghujan. Continue reading “Metafora, Sebuah Tanda Bayangan Selembar Nyawa”

Warisan Budaya dalam Film Holiwood

Yudi Winanto
http://www.balipost.co.id/

APA yang ada dibenak penjelajah Belanda Abel Tasman atau pun James Cook (Inggris) saat menemukan negeri berjuluk Tanah Awan Putih yang Panjang itu di pertengahan abad 16 dan 17? Seperti dunia yang hilang, Selandia Baru adalah negeri dengan alam yang masih perawan dan hal itu bertahan hingga sekarang.

JIKA kemudian sutradara Peter Jackson menggunakan negeri ini sebagai background trilogi the Lord of the Rings, hal tersebut tak keliru. Film yang diangkat dari novel karya J.R.R Tolkien itu, memerlukan lokasi yang mewakili wilayah Middle-earth, sebuah negeri fantasi dengan alam yang masih asli. Continue reading “Warisan Budaya dalam Film Holiwood”

Bahasa ยป