Air Mata Max Havelaar untuk Sebuah Negeri Terlantar

Agus Triantara *

Sejenak mari kita sisihkan kesempataan untuk bersama membuka lembaran-lembaran sejarah bangsa kita. Karena di balik sejarah itu sungguh banyak makna yang tak ternilai harganya. Pantas kiranya bila seorang Soekarno mewanti-wanti kepada seluruh anak bangsa, “jangan lupakan sejarah” yang kemudian terkenal dengan JA-S-ME-RAH. Continue reading “Air Mata Max Havelaar untuk Sebuah Negeri Terlantar”

Musim Semi Penyair di Denpasar

Rofiqi Hasan
tempointeraktif.com

Menyadari pentingnya peran puisi daalam pengembangan sastra, setiap tahun Yayasan Printemps des Potes bekerja sama dengan Alliance Franaise (Lembaga Kebudayaan Prancis) di seluruh dunia selalu mencanangkan program Musim Semi Penyair.

Kegiatan ini merupakan suatu agenda budaya yang merayakan puisi dalam segala bentuk ekspresinya yang diadakan serentak setiap bulan Maret di berbagai tempat di dunia. “Temanya berbeda-beda, disesuaikan dengan situasi serta kondisi terkini,” kata Jean-Pierre Sim?on, direktur artistik Printemps des Po?tes 2010. Continue reading “Musim Semi Penyair di Denpasar”

Budaya “Mantu” A-la Gus Mus

KH Ahmad Mustofa Bisri, Sosok Kyai “Nyeleneh”

Ki Dhalang Sulang

Sosok Kyai “Nyeleneh”

Gus Mus, nama panggilan akrab sesosok Kyai yang juga budayawan dari Rembang Jawa Tengah, beliaulah KH Ahmad Mustofa Bisri. Pemimpin dan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren “Roudlotuth Tholibin” yang berada di Kelurahan Leteh Kecamatan Kota Rembang Kabupaten Rembang ini, sangat sering disebut seorang Kyai yang “nyeleneh” atau lain dari pada yang lain. Continue reading “Budaya “Mantu” A-la Gus Mus”

Ingin Jadi Penulis? Why Not

Alam Panrita
http://lifestyle.kompasiana.com/

Kalau kata di atas keluar dari mulut Bapak Mario teguh sih, wajar-wajar saja. Atau keluar dari mulut penulis-penulis besar yang sudah banyak menerbitkan buku juga sudah tepat. Jika kata itu keluar dari sang motivator juga tidak salah, tapi kalau kata itu keluar dari mulut Alam Panrita, Seorang kompasioner yang baru seminggu bergabung, tidak punya dasar pendidikan mengenai tulis-menulis, belajarnya hanya secara otodidak, apakah tulisannya pantas untuk di baca? Wah tunggu dulu. Continue reading “Ingin Jadi Penulis? Why Not”

Bahasa »