Taman Budaya Bali, Sebuah Percontohan

Eka Fendri Putra
http://www.suarakarya-online.com/

Sebuah patung Kumbakarna berukuran tinggi sekitar lima meter, hasil sentuhan tangan terampil seniman I Wayan Nyungkal asal Desa Tegallalang, Kabupaten Gianyar, menjadi salah satu hiasan halaman Taman Budaya Denpasar. Kehadiran patung Kumbakarna tersebut sekaligus menjadikan Taman Budaya Bali sebagai sebuah percontohan bagaimana sebaiknya sebuah taman budaya dibangun yang sesuai dengan impian para seniman. Continue reading “Taman Budaya Bali, Sebuah Percontohan”

Goenawan Nilai Pram Egois

Diskusi Sastra Karya Pramudya
Syarifudin
http://www.suarakarya-online.com/
baca ini http://www.sastra-indonesia.com/2010/06/pertukaran-pendapat-antara-goenawan-mohamad-dan-pram/

Sastrawan Pramoedya Ananta Toer telah meninggal dunia, 30 April 2006 lalu. Jasadnya pun telah dikebumikan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Bagaimana dengan karya-karya sastra yang telah dilahirkannya? Apakah ikut “terkubur” seiring meninggalnya novelis kelahiran Blora, 6 Februari 1925 itu? Jawabnya, “Tidak!” Continue reading “Goenawan Nilai Pram Egois”

“Simpan Golokmu, Asah Penamu”

Sukar
radarbanten.com

Toto ST Radik tak hendak berpuisi. Tapi, rangkaian kata-kata itu ia jadikan simbol gerakan membangun budaya literasi di Banten. Kini telah lahir penulis-penulis muda dengan segudang karya dan prestasi. Kebangkitan budaya literasi di Banten?
***

Budaya literasi di Banten sebenarnya memiliki sejarah panjang. Di era Kesultanan Banten, Desa Kasunyatan pernah menjadi pusat pengajian (sekaligus pengkajian) bagi para ulama dalam membedah kitab-kitab agama. Dan puncak kejayaan budaya literasi di ranah Banten terlihat dari produktivitas Syekh Nawawi Tanara yang menghasilkan ratusan kitab, yang hingga kini menjadi rujukan kaum santri, pelajar, dan mahasiswa di berbagai negara. Continue reading ““Simpan Golokmu, Asah Penamu””

Menyelami Dunia Aksara Keraton

Cahyo Junaedy
http://www.ruangbaca.com/

Koleksi naskah kuno Pakualaman dibukukan. Sebuah upaya mendokumentasikan masa lalu melalui aksara.
Ruangan itu kusam. Lampu neon yang menjadi pelita utama di ruang berukuran 3 x 4 meter pun sudah temaram. Penglihatan sedikit tertolong lantaran cahaya mentari yang menerobos masuk melalui kisi-kisi jendela. Di dalam, hampir seluruh permukaan dinding tertutup rak-rak buku sederhana. Tingginya seukuran orang dewasa. Dalam perut rak, berjajar ratusan buku beragam jenis dan ukuran. Continue reading “Menyelami Dunia Aksara Keraton”

Toni Morrison, Si Hitam yang Jadi Pionir

Rita Nariswari
ruangbaca.com

Kalau hendak mencari perempuan Afro-Amerika yang piawai dalam dunia menulis, maka Toni Morrison patut dilirik. Penulis ini terkenal dengan sebutan novelis kulit hitam terbaik di Amerika. Bahkan ada sederetan penghargaan yang membuat perempuan ini menjadi pionir di bidangnya. Di antaranya pada 1993, ia menjadi wanita Afro-Amerika pertama yang memperoleh Nobel untuk sastra dan perempuan Amerika pertama yang dianugerahi penghargaan itu setelah Pearl S. Buck pada 1938. Continue reading “Toni Morrison, Si Hitam yang Jadi Pionir”

Bahasa ยป