Ekonom yang Batal Jadi Sastrawan

Hartono Harimurti
http://www.suaramerdeka.com/

BANYAK orang sukses dengan profesi yang tak pernah dicita-citakan sejak kecil. Demikianlah yang terjadi pada Mohammad Chatib Basri. Ekonom muda dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tersebut awalnya malah bercita-cita menjadi sastrawan. ”Saya itu senang pada seni dan sastra. Saya menyukai seni drama. Saat SMA saya sedang senang-senangnya,” kata pria kelahiran Jakarta, 12 Agustus 1965 ini. Continue reading “Ekonom yang Batal Jadi Sastrawan”

Buku “Sastra” Siber, Membumikan Karya Sastrawan Siber

Dipo Handoko
http://www.gatra.com/

GENAP setahun para nettizens –warga yang gemar berinternet-ria– dibuai keasyikan menikmati larik-larik puisi di situs cybersastra.net. Situs web yang lebih mirip direktori ini menyajikan bentuk multimedia: paduan puisi, musik, dan animasi komputer. Kehadirannya bertambah lengkap ketika situs yang bernaung di bawah Yayasan Multimedia Sastra itu mengeluarkan buku antologi puisi siber. Continue reading “Buku “Sastra” Siber, Membumikan Karya Sastrawan Siber”

Badung Dalam Peta Sastra?

I Nyoman Tingkat
http://www.balipost.co.id/

MEMASUKI ulang tahun ke-96 Puputan Badung dan memasuki sepuluh tahun Kabupaten Badung lepas dari atap Denpasar, tampaknya perlu direnungkan peta Badung dalam kancah kesusastraan lokal-nasional (Bali – Indonesia). Peta Badung dalam sastra tampaknya penting di tengah-tengah geliatnya memompa diri dengan memoles wajah melalui pembangunan material-hedonistik. Continue reading “Badung Dalam Peta Sastra?”

Penerbit Kiblat, Menghidupkan Tradisi Sastra Sunda

Umi
http://www2.kompas.com/

Tidak banyak orang yang mengenal sastra daerah, baik karena kurang peduli maupun karena ketidaktahuannya akan keberadaan sastra daerahnya sendiri. Tidak mengherankan jika buku-buku sastra daerah sangat terpinggirkan keberadaannya. Dalam industri penerbitan pun tidak ada penerbit yang mau menerbitkan buku berbahasa daerah karena risiko tidak untung atau tidak laku. Continue reading “Penerbit Kiblat, Menghidupkan Tradisi Sastra Sunda”

Bahasa ยป