Rama Dira J.
http://www.lampungpost.com/
SAYA hanyalah seekor anjing dalam arti yang sebenar-benarnya: binatang berekor dan berkaki empat. Jangan buru-buru dulu membayangkan saya sebagai anjing yang bersih terawat, sebab saya hanyalah anjing jalanan, anjing buduk yang berlumur busuk, anjing yang tak punya tuan.
Karena sudah menjadi anjing jalanan, tentu saya tak punya rumah dalam arti yang sebenar-benarnya pula. Saya harus membiasakan diri hidup di alam terbuka : bergelut dengan asap dan debu, bersetubuh dengan panas dan bercengkerama dengan dingin. Continue reading “Saya Hanyalah Seekor Anjing”
