Perempuan di Lambung Kota

Adek Alwi
http://www.suarakarya-online.com/

PEREMPUAN itu sudah lenyap ditelan Jakarta, justru di depan mataku pula. Padahal tengah kubangun bulan di wajahnya, agar kami dapat mandi cahaya purnama di suatu kota yang serba tidak tergesa-gesa. Dan bercakap-cakap berdua dengan suara rendah tentang hidup sehari-hari, anak-anak, para sahabat, tetangga ataupun sanak-famili. Continue reading “Perempuan di Lambung Kota”

Nasabah

Nyoman Tusthi Eddy*
http://www.suarakarya-online.com/

Kupandang baik-baik wanita yang duduk di depanku. Ia adalah mantan siswaku yang gagal sepuluh tahun lalu. Orang lalu lalang keluar masuk pintu. Kursi tunggu penuh dengan nasabah yang menunggu panggilan. Aku duduk di kursi pojok berhadapan dengan wanita itu, sehingga agak luput dari perhatian orang. Continue reading “Nasabah”

With Love From Gaza

Zulfahani Hasyim
http://oase.kompas.com/

“Kau tenang saja sayangku, kau akan segera mendapat perawatan.” Kata Abdullah kepada Fayla, isterinya. Sementara Fayla semakin merapatakan pelukannya di dada Abdullah. Tak ada keluh kesah keluar dari bibir Fayla. Ketulusan cintanya telah membenamkan semua rasa sakit dalam lautan kerelaan. Walau bayi dalam kandungannya terus memberontak hendak keluar karena memang sudah saatnya dia terlahir ke dunia. Continue reading “With Love From Gaza”

Kembang Gula

Pranita Dewi

Beranda

SEMANIS-MANISNYA cerita, tidak semanis kembang gula. Rasanya begitu legit. Terasa dingin di bibir dan kemudian rasa itu menghilang ketika sampai di pangkal lidah. Manisnya memang sungguh berbeda, perpaduan antara manisnya madu dengan sari gula tebu. Seperti sarang laba-laba, jaringnya begitu halus, setipis awan. Hanya karena berwarna merah, aku menyebutnya gulali Jawa. Continue reading “Kembang Gula”

Sirkus Api Natasja Korolenko

Triyanto Triwikromo
http://www.jawapos.com/

AKU tak tahu mengapa Natasja Korolenko selalu menyebut rumah Virginia Grey di Jalan Denison, Bondi Junction, sebagai penjara para binatang. Setahuku tak ada satu hewan pun di dalam bangunan berarsitektur liar dalam balutan warna permen itu. Akan tetapi, sehabis berpesta Vodka semalaman denganku, perempuan Moskow yang senantiasa ingin dipanggil sebagai Pelagia Nilovna itu selalu mengigau dan bilang, setiap memasuki kamar-kamar atau toilet di rumah Virginia, kau akan mendengar harimau mengaum, ular mendesis, atau keributan seribu tikus hitam yang menjijikkan. Continue reading “Sirkus Api Natasja Korolenko”

Bahasa ยป