RR Miranda
http://www.suarakarya-online.com/
Sore hari. Dingin.Maklum, hujan baru saja mengguyur bumi. Tidak ada senja yang kuning keemasan, yang ada langit sedikit lebam. Di dekat jendela, disebuah lantai gedung pencakar langit, Retno asyik mengisap sebatang rokok. Sesekali ia mengisapnya dalam-dalam, lalu menghembuskan asapnya perlahan-lahan. Pandangan matanya menembus jendela, mengamati kendaraan yang memadati jalanan kota. Sementara di pinggangnya, melingkar tangan Ferdy. Continue reading “Pengorbanan”
