Sajak-sajak Mardiluhung Perbenturan Budaya Pesisiran dan Pedalaman

Tjahjono Widijanto
Jurnal Nasional, 11 Mei 2008

Sulit membayangkan seorang penyair dan sajak berangkat dan hadir dari sebuah kekosongan, nihil ex nihilo: tidak ada sesuatu yang lahir atau berasal dari ketiadaan. Sajak lahir dari persentuhan indrawi atau rohani, antara penyair dan semesta seperti gesekan ranting dengan ranting di musim kering yang menghasilkan api, karena itu sajak —dalam publik yang paling terbatas sekalipun— akan senatiasa mendiskusikan, mendialogkan, dan memperbincangkan “sesuatu”. Continue reading “Sajak-sajak Mardiluhung Perbenturan Budaya Pesisiran dan Pedalaman”

FILSAFAT PICASSO; STRATEGI REVOLUSI, PROSES KREATIF

Nurel-Javissyarqi *
http://pustakapujangga.com/?p=64

{Pandangan Picasso dari ingatan Christian Zervos (yang ditulis miring), diperolehnya saat-saat percakapan di musim dingin bersama pelukis kubisme tersebut. Lantas dimasukkan ke dalam majalah “Cahiers d’ Art” pada tahun 1935. Dan saya mendapatkannya dari buku yang berjudul The Creative Process, yang disusun oleh Brewster Ghiselin}. Continue reading “FILSAFAT PICASSO; STRATEGI REVOLUSI, PROSES KREATIF”

Memaknai Puasa dengan Puisi Tardji

Kuswaidi Syafi’ie
Jawa Pos, 31 Agu 2008

Ibadah puasa adalah sebujur ritual yang paling rahasia di antara sekian ritual yang lain. Salat, zakat, dan haji adalah ritual-ritual yang selalu ”terpublikasikan” dengan sendirinya dan bersinggungan secara langsung dengan orang-orang sekitar. Sementara puasa sepenuhnya merupakan ”perjumpaan aku-Engkau” yang tidak mungkin terendus oleh siapa pun yang lain kecuali kalau perjumpaan sakral itu sengaja dipamerkan. Continue reading “Memaknai Puasa dengan Puisi Tardji”

Fakta dan Fiksi dalam Babad Khadiri

Fahrudin Nasrulloh
Jawa Pos, 11 November 2007

Apakah Babad Khadiri dapat dipandang sebagai laporan ilmiah ataukah sebuah karya sastra? Menurut H.B. Jassin karya sastra musti memiliki gagasan, perasaan, kenangan-pengalaman, kegiatan jiwa, dan proses tertentu. Kendati karya ini secara umum dipandang sebagai laporan sejarah yang, sekali lagi, ganjilnya, berdasarkan laporan dari jin Buta Locaya. Continue reading “Fakta dan Fiksi dalam Babad Khadiri”

Bahasa »