(Dari Temu Sastrawan Indonesia II, Pangkal Pinang, 30 Juli – 2 Agustus 2009)
Mezra E Pellondou
Pos Kupang, 23 Agu 2009
APA yang membuatku bergairah sekali ketika diundang mengikuti Temu Sastrawan Indonesia II (TSI II) di kepulauan Bangka Belitung? Apakah karena cerpenku masuk dalam buku Antologi Cerpen Temu Sastrawan Indonesia II dan akan segera diluncurkan pada acara tersebut? Atau karena aku akan melakukan sebuah perjalanan imajiner ke negeri Laskar Pelanginya Andrea Hirata? Continue reading “Sastra Indonesia Pascakolonial, Timah, Lada dan Mangan (1)”
