Mikrokosmos dan Makrokosmos dalam Pemikiran Islam (Bagian III Selesai)

Karya: Masataka Takeshita
Penerjemah: M. Harir Muzakki *

Teori Makrokosmos dan Mikrokosmos Ibn ‘Arabi

Ibn ‘Arabi seringkali membahas tema makrokosmos-mikrokosmos. Sebagaimana kami telah menjelaskan pada bab pertama, dia menggunakan tema ini sebagai dasar “epistimologi.” 102 Karena manusia dapat mengetahui segala hal di alam semesta, maka dia pasti memiliki sesuatu yang ada di alam semesta pada dirinya. Continue reading “Mikrokosmos dan Makrokosmos dalam Pemikiran Islam (Bagian III Selesai)”

Mikrokosmos dan Makrokosmos dalam Pemikiran Islam (Bagian II)

Karya: Masataka Takeshita
Penerjemah: M. Harir Muzakki *

Pengetahuan Diri Menurut Ikhwan al-Safa’

Tema pengetahuan diri yang telah kita analisis pada bab sebelumnya juga seringkali muncul dalam pemikiran Ikhwan. Namun, pada bab sebelumnya kami menjelaskan konsep pengetahuan diri sebagai pengetahuan Tuhan, titik tekan utama Ikhwan pada pengetahuan diri sebagai pengetahuan alam semesta, dan dalam hal ini terkait erat dengan teori makrokosmos dan mikrokosmos. Continue reading “Mikrokosmos dan Makrokosmos dalam Pemikiran Islam (Bagian II)”

Mikrokosmos dan Makrokosmos dalam Pemikiran Islam (Bagian I)

Karya: Masataka Takeshita
Penerjemah: M. Harir Muzakki *

Pada bab sebelumnya, kita telah mengkaji perkembangan pemikiran tentang Adam dalam pandangan Islam, dan kita telah menemukan beberapa penafsiran hadis imago Dei, tema mikrokosmos dan makrokosmos berhubungan dengan hadis itu. Pada bab ini, kami memfokuskan tema ini dalam pandangan Islam, khususnya doktrin makrokosmos Ikhwan al-Safa’, dan pengaruhnya terhadap pemikiran al-Ghazali dan Ibn ‘Arabi. Continue reading “Mikrokosmos dan Makrokosmos dalam Pemikiran Islam (Bagian I)”

Kontribusi Sastrawan bagi Pendidikan Bangsa

Taufiq Ismail *
suaraleuserantara.com 12 Juli 2013

Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang sering melakukan perjalanan dinas ke luar negeri, punya kebiasaan membelikan buku untuk diberikan sebagai oleh-oleh kepada rekan-rekannya di kabinet. Ini cerita awal tahun 1990-an. Dia lebih mengutamakan menghadiahkan karya sastra, misalnya novel-novel pemenang Nobel. Karena Anwar acap kali berkunjung ke Jakarta dan selalu mampir ke toko buku memborong, maka banyak karya sastra Indonesia jadi oleh-olehnya, misalnya novel Budi Darma Olenka, Continue reading “Kontribusi Sastrawan bagi Pendidikan Bangsa”

Bahasa »