Asarpin *
Dalam dua dekade terakhir, kajian tentang teologi diberbagai media begitu semarak. Begitu banyak varian teologi yang coba digagas, mulai yang abu-abu sampai yang terang-benderang, mulai dari yang malu-malu sampai yang gagah berani, mulai dari “teologi tuhan mati” sampai “teologi harga diri”.
Bahkan, ada pula “teologi sepak bola”, dalam arti melihat sepak bola dari kacamata teologi. Ada pula teologi permainan, teologi postmodernisme dan masih banyak lagi. Jangan tanya tentang teologi transformatif, teologi pembebasan, teologi pluralis, teologi humanis, teologi liberal, yang memang banyak pengikut di negeri ini. Continue reading “Teologi Plagiat atau Teologi Kiamat?”
