Sebuah Agama Bernama Cinta

Qaris Tajudin
http://www.ruangbaca.com/

Banyak yang menganggap sumbangan terbesar Rumi pada agama adalah aliran sufi Mawlawiyah dan tarian berputar yang seperti gasing. Sesungguhnya aliran Rumi jauh lebih agung dari itu.

Fanatisme cinta berbeda dengan agama lain.
Fanatisme cinta adalah terhadap Yang Maha Cinta
Tujuan pecinta bukan seperti tujuan lain
Cinta adalah kompas langit menuju misteri Tuhan
(Jalaludin Rumi) Continue reading “Sebuah Agama Bernama Cinta”

Panduan Meraih Nobel Sastra

A.S. Laksana *
ruangbaca.com

Hudan Hidayat mengirimkan pesan singkat yang panjang sekali pada suatu tengah malam ke telepon genggam saya. Dan telepon genggam saya, benda paling tidak canggih yang saya miliki, memenggal-menggal pesan itu menjadi 14 SMS yang datang berurutan dan masing-masing pesan ruwet bunyinya. Saya baru tahu kemudian, dari pembicaraan teman-teman, bahwa pesan singkat yang panjang sekali itu ternyata adalah Memo Indonesia. Sampai hari ini, ketika teman-teman sudah tidak lagi membicarakannya, saya tetap tidak tahu apa isi memo tersebut. Continue reading “Panduan Meraih Nobel Sastra”

Pamuk Sang Politikus

Kurniawan
http://www.ruangbaca.com/

Dia berkutat di meja tulis selama 10 jam sehari untuk mengarang.
Pada akhirnya Orhan Pamuk adalah politikus, atau “sarjana politis” sebagaimana diistilahkan Margaret Atwood.

Pada mulanya lelaki kelahiran Istanbul, Turki, pada 7 Juni 1952 itu dipaksa belajar arsitektur di Universitas Teknik Istanbul karena keluarganya ingin dia menjadi insinyur atau arsitek. Continue reading “Pamuk Sang Politikus”

Orhan Pamuk Meraih Penghargaan Nobel Sastra

Aa Sudirman
suarapembaruan.com

“Cukup. Saya tidak suka kuliah arsitektur. Menghabiskan waktu saja. Saya mau jadi penulis.” Mungkin kalimat itu yang diucapkan Orhan Pamuk saat memutuskan untuk berhenti kuliah di Universitas Teknik Istanbul, Turki. Belakangan ia kuliah lagi di Institut Jurnalistik, Universitas Istanbul. Tapi ia tidak pernah sungguh-sungguh menjadi jurnalis.

Orhan kecil lebih suka membaca karya Virginia Wolf dan menulis di rumahnya. Keberaniannya untuk memutuskan berhenti kuliah arsitek itu mungkin salah satu pendorongnya untuk menjadi penulis. Tentu saja bakat menulisnya adalah faktor utama yang mengantarnya pada posisi terhormat sebagai penulis tingkat dunia. Continue reading “Orhan Pamuk Meraih Penghargaan Nobel Sastra”

MASIH SEPUTAR PENJURIAN YANG MISTERIUS

Maman S. Mahayana

Sebuah amplop cukup besar, saya terima, 7 Januari 2002. Isinya, satu plakat agak mewah dan selembar surat. Ternyata, pengirimnya Panitia Panyelenggara Khatulistwa Literary Award (KLA) Indonesia’s Best Fiction Award 2000-2001. Plakat dimaksudkan sebagai simbol pernyataan keberterimaan dan barangkali juga penghargaan dari Panitia Panyelenggara, sedangkan surat dapatlah dianggap sebagai utusan panitia itu yang hendak menyampaikan ucapan terima kasih kepada juri. Continue reading “MASIH SEPUTAR PENJURIAN YANG MISTERIUS”

Bahasa ยป