MISTERI PENJURIAN YANG MISTERIUS

(Catatan tambahan atas tulisan Nur Zain Hae, Agus Noor, dan Edy A. Effendi)

Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

Tugas utama juri adalah menilai, memilih, dan memutuskan. Dalam proses menilai dan memilih, ia memanfaatkan wawasan dan profesionalitasnya. Dan dalam memutuskan, ia mempertaruhkan otoritasnya. Oleh karena itu, keputusan juri berhubungan dengan masalah moral dan etik. Moral berkaitan dengan kejujuran, kebenaran, dan objektivitas, dan etik menyangkut hal-hal yang bersifat normatif. Continue reading “MISTERI PENJURIAN YANG MISTERIUS”

Kisah dengan Tokoh Fragmentaris oleh Agus Noor

Hudan Hidayat

BELAKANGAN ini, pada banyak kesempatan saya kerap mengutarakan kegelisahan seputar menghilangnya “tokoh” dalam cerpen kita. Dan saya yakin, bahwa tak banyak ditemukannya “tokoh-tokoh yang otentik” dalam cerpen terkini bukanlah semata persoalan keterbatasan ruang penceritaan. Ketika Sunaryono Basuki KS menegaskan bahwa characterless short story adalah tak mungkin, maka di sanalah sebenarnya persolan itu berada: bahwa yang jadi soal adalah ketiadaan “tokoh”, bukan ketiadaan pengembangan tokoh atau “penokohan”. Continue reading “Kisah dengan Tokoh Fragmentaris oleh Agus Noor”

Ekspresi Demokrasi Cerpen Indonesia

Ratno Fadillah
http://www2.kompas.com/

Kita sering mengunjungi taman kota pada saat hari libur atau untuk melepas rindu bertemu kekasih. Juga tak jarang, taman kota menjadi alternatif saat anak-anak kita memohon ke tempat wisata yang berbiaya mahal.

Sementara membawa mereka berkeliling mal atau plaza dalam kota, sama saja. Kita sulit menghindar dari keinginan belanja dan makan di restoran fast food. Taman pun segera menjadi pilihan yang terjangkau. Menjanjikan keceriaan, pelepasan, keakraban, kesegaran, dan sebagainya. Continue reading “Ekspresi Demokrasi Cerpen Indonesia”

Merayakan Cerpen, Menimbang Agus Vrisaba

Raudal Tanjung Banua
sinarharapan.co.id

Cerpen sedang mengalami “perayaan”. Dalam ranah penciptaan misalnya, kita mendapatkan barisan kreator yang sedang bergairah mengusung berbagai tema dan estetika. Dunia penerbitan pun tak kalah bergairah menyambutnya. Publikasi yang luas, ikut merebut perhatian dan atensi publik, sehingga jadilah cerpen sebagai genre yang sedang dirayakan bersama. Continue reading “Merayakan Cerpen, Menimbang Agus Vrisaba”

Mengenang 757 Tahun Rumi: GURU SPIRITUAL PELOPOR PERDAMAIAN DUNIA

Liza Wahyuninto*)
http://celaledinwahyu.blogspot.com/

Sudah hampir 6 abad atau tepatnya 576 tahun lalu, tanggal 16 Desember 1251, sosok yang mendirikan aliran Maulawiyah ini meninggalkan dunia dengan segala kefanaannya. Namun nama dan karya-karyanya selalu menjadi pembicaraan yang tidak pernah ada habisnya. Kekaguman akan puisi maupun gazalnya, menempatkan dirinya sejajar pada deretan nama-nama tokoh satra terkenal di dunia. Continue reading “Mengenang 757 Tahun Rumi: GURU SPIRITUAL PELOPOR PERDAMAIAN DUNIA”

Bahasa ยป