Tentang Kritik Sastra dalam Apresiasi Sastra

Budi Darma
haripuisi.com

/1/
Meskipun bertautan, kritik sastra berbeda dengan apresiasi sastra. Memang tidak selamanya kritik sastra mengkritik obyek sastra, akan tetapi unsur kritik selalu mendampingi pengertian kritik sastra. Sebaliknya pengertian kritik tidak mendampingi apresiasi sastra. Apresiasi sastra cenderung untuk menghargai karya sastra, cenderung untuk menerima suatu obyek sebagai sesuatu yang baik. Continue reading “Tentang Kritik Sastra dalam Apresiasi Sastra”

Kritik Sastra Indonesia dalam Dua Arus

Yohanes Sehandi *
Flores Pos (Ende), 11 Nov 2017

Kritikus sastra Indonesia Maman S. Mahayana dalam bukunya berjudul Kitab Kritik Sastra (2015) menyatakan bahwa istilah “kritik sastra” di Indonesia pertama kali digunakan Sutan Takdir Alisjahbana (STA) dalam tulisannya di majalah Pandji Poestaka edisi 5 Juli 1932 berjudul “Kritik Kesoesasteraan.” Menurut Mahayana, inilah artikel pertama yang secara eksplisit mencantumkan kata kritik sastra. Sejak saat itulah istilah kritik sastra digunakan orang untuk menunjuk sebuah tulisan (esai atau artikel) di media massa yang membicarakan (karya) sastra sebagai kritik sastra. Setelah keluar dari Pandji Poestaka STA melanjutkan tradisi kritik sastra Indonesia dalam majalah Poedjangga Baroe yang dipimpinnya. Continue reading “Kritik Sastra Indonesia dalam Dua Arus”

Kritik Sastra atau Apresiasi Sastra

Budi Hatees
Harian Analisa 16 Maret 2014

Jika bicara tentang sejarah kritik sastra di negeri ini, nama HB Jassin tidak akan pernah dilupakan. Sejumlah buku yang ditulisnya, termasuk tulisan-tulisan lain yang menyebar pada sejumlah media dan belum sempat dibukukan -Anda bisa membacanya di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin di kompleks Taman Ismail Marzuki- akan dikutip. Continue reading “Kritik Sastra atau Apresiasi Sastra”

Perihal Kritik Sastra

Yohanes Sehandi *
Majalah Kabar NTT (terbitan Kupang), edisi: 35, Sep 2017

Kritik sastra merupakan salah satu cabang ilmu sastra yang bersifat monodisiplin, di samping teori sastra dan sejarah sastra. Kritik sastra dimulai pada saat orang bertanya, apa makna, nilai, dan fungsi karya sastra yang dihadapinya. Istilah lain untuk kritik sastra adalah ulasan sastra, analisis sastra, telaah sastra, dan kajian sastra. Continue reading “Perihal Kritik Sastra”

Melawan Dehumanisasi Sastra Sutardjian

Hasnan Bachtiar *

“Kritik sastra…mencerminkan bukan saja kematangan estetik kita, tetapi juga kejelasan intelektual, kesungguhan moral yang sekaligus mentakrif kemanusiaan kita.” (Azhar Ibrahim Alwee)

SUATU artikulasi estetis yang dituangkan dalam karya sastra bukanlah kata-kata tanpa mutu, karena selalu memiliki kualitas-kualitas makna. Makna hidup, makna dunia, dan makna-makna yang terlahir dari nurani penciptanya. Namun yang jarang disadari adalah, sebagai goresan pena penyair, bahwa syair-syair (termasuk kritik sastra) merupakan ungkapan intelektual. Continue reading “Melawan Dehumanisasi Sastra Sutardjian”

Bahasa »