: KESERIUSAN YANG TAK KENAL LELAH
Maman S. Mahayana *
Hamid Jabbar, Super Hilang (Balai Pustaka, 1998), xii + 397 halaman
Puisi bukanlah caci-maki. Ia juga tidak sekadar ungkapan perasaan melankolis remaja yang cengeng. Seperti juga ragam karya sastra lainnya, sangat mungkin puisi dimanfaatkan sebagai alat untuk mengungkapkan kegelisahan penyair ketika ia mesti ber-hadapan dengan ketidakadilan, ketidakberdayaan atau manakala ia merindui cinta ilahiah. Continue reading “SUPER HILANG, SEGEROBAK SAJAK HAMID JABBAR”
