Prof Dr Rachmat Djoko Pradopo dan Ketekunannya dalam Dunia Sastra

Jadi Bagian Hidup, Ibaratkan Sastra Harta Karun
Dwi Agus
Radar Jogja 29 Des 2014

Sosoknya tak lagi muda, tapi semangatnya tetap membara. Inilah yang tercermin dari seorang Prof. Dr. Rahmat Djoko Pradopo. Ketekunannya dalam dunia sastra mengantarkannya mendapatkan sebuah penghargaan. Bentuk penghormatan ini dia dapatkan di Bangsal Kepatihan Jogjakarta, beberapa waktu lalu (18/12). Continue reading “Prof Dr Rachmat Djoko Pradopo dan Ketekunannya dalam Dunia Sastra”

Rachmat Djoko Pradopo Rutinitas Menyantap Koran Pagi

Ardi Teristi
Media Indonesia, 5 Nov 2015

DUNIA sastra dan pendidikan menjadi bagian penting dan tidak dapat dipisahkan dari sosok Rachmat Djoko Pradopo. Di usianya yang menginjak 76 tahun pada 3 November lalu, pria yang akrab disapa Djoko itu masih aktif di kedua dunia tersebut.

Di dunia sastra, Djoko masih aktif menulis sajak-sajak hingga sekarang. Beberapa buku kumpulan puisi telah diterbitkannya, antara lain, Matahari Pagi di Tanah Air (1967), Hutan Bunga (1993), Aubade (1999), Mitos Kentut Semar (2006), dan Tidur tanpa Mimpi (2009). Continue reading “Rachmat Djoko Pradopo Rutinitas Menyantap Koran Pagi”