Estetika Iblis Jilid II

Judul: Ular di Mangkuk Nabi
Penulis: Triyanto Triwikromo
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Cetakan: Pertama, Juni, 2009
Tebal: xi + 163 halaman
Peresensi : Saifur Rohman*
http://suaramerdeka.com/

DALAM alur sejarah kepengarangan Triyanto Triwikromo, kiranya kumpulan cerpen Ular di Mangkuk Nabi (Gramedia: 2009) merupakan produk dari proses kreatif jilid kedua. Continue reading “Estetika Iblis Jilid II”

Menelisik Jejak Kesusastraan Indonesia

Judul : Seratus Buku Sastra Indonesia yang Patut Dibaca sebelum Dikuburkan
Penulis : An. Ismanto dkk.
Penerbit: I : Boekoe, Yogyakarta
Cetakan : 1, 2009
Tebal : 1001 hlm
Peresensi : Halimatus Sa’diyah*
http://www.lampungpost.com/

TIDAK mudah menelisik jejak kesusastraan Indonesia, dari era pra-kemerdekaan, kolonial, hingga sekarang era sastra kontemporer. Inilah yang dirasakan oleh An. Ismanto dkk. dalam upaya pengumpulan berbagai buku sastra yang patut disajikan untuk khalayak. Continue reading “Menelisik Jejak Kesusastraan Indonesia”

Adakah Estetika dalam Keberpihakan Wacana?

Judul : Titian (Antologi Cerita Pendek Kerakyatan)
Pengantar : Agung Putri
Tebal : xxi + 173 halaman
Penerbit : Koekoesan
Peresensi: Sudarmoko
balipost.com

MAMPUKAH cerpen menjadi refleksi atas peristiwa yang telah terjadi? Sejauh mana cerpen sebagai salah satu bagian dari kesusastraan mampu menyatakan keperdulian terhadap hak dan martabat sebuah bangsa? Dan mampukah sebuah cerpen di dalam keberpihakannya akan memunculkan estetika sastra? Continue reading “Adakah Estetika dalam Keberpihakan Wacana?”

Papua dan Resistensi Sastra Pinggiran

Judul: Tanah Tabu
Penulis: Anindita S Thayf
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: 2009 Tebal: 240 Halaman
Peresensi: Bandung Mawardi *
suaramerdeka.com

NOVEL Tanah Tabu menyapa pembaca dengan naras-narasi kritis tentang perempuan, kapitalisme, patriarki, dan kekuasaan. Novel jadi juru bicara untuk membuka memori kolektif dan memaparkan pelbagai kebobrokan dan marginalisasi terhadap Papua. Biografi Indonesia masih sekadar menjadikan Papua sebagai catatan kaki. Continue reading “Papua dan Resistensi Sastra Pinggiran”

Ghandi dan Nasionalisme Humanis

Judul Buku : Gandhi dan Masyarakat Tanpa Kekerasan
Penulis : I Ketut Wisarja, M.Hum
Penerbit : Logung Pustaka, Yogyakarta
Edisi : 2009
Tebal : xii + 155 halaman
Peresensi : MG. Sungatno *
Batam Pos, 15 Feb 2009

Pada tanggal 13 Februari 1921, di Chauri Chaura (Provinsi Bersatu), India, terjadi kerusuhan yang mengakibatkan 22 polisi pemerintah Kolonial Inggris tewas. Peristiwa ini merupakan salah satu puncak dari kemarahan dan kekesalan rakyat India yang merasa selalu dihianati oleh Kolonial Inggris. Continue reading “Ghandi dan Nasionalisme Humanis”

Bahasa ยป