Mempertanyakan Bibit Unggul Cerpenis-cerpenis Daerah

Restoe Prawironegoro Ibrahim *
Riau Pos, 19 Mei 2013

MENURUT pengamatan saya selama ini, cerita pendek yang dimuat di beberapa media massa cetak seperti di majalah, tabloid, dan media koran; yang selalu hadir di setiap hari Minggu-nya, selama periodesasi tahun 2000 sampai dengan 2013 sekarang ini, kebanyakan karya-karya penulis seorang sastrawan pemula, tentu saja bobot dan isinya standar untuk konsumsi suatu karya sastra di media, majalah atau tabloid. Baca selengkapnya “Mempertanyakan Bibit Unggul Cerpenis-cerpenis Daerah”

Kefanatikan Chairil Anwar dalam Kesusastraan Indonesia

Restoe Prawironegoro Ibrahim *
Lampung Post, 7 April 2013

KERAWANG-BEKASI dan Datang Dara Hilang Dara disinyalir sebagai puisi milik orang lain yang dikonotasikan sebagai miliknya. Dan Chairil Anwar pun tidak memungkiri hal tersebut atas kekhilafan yang telah diperbuatnya. Dua puisi tersebut terjemahan dari The Young Dead Soldier karya Ashibaki dan A Song of The Sea karya dari Hsu Shih Mu. Baca selengkapnya “Kefanatikan Chairil Anwar dalam Kesusastraan Indonesia”

Antropologi dalam Dunia Koreographer

Restoe Prawironegoro Ibrahim
http://www.suarakarya-online.com/

Kini seni telah mengalami demistifikasi. Seni tidak lagi sebagai sesuatu yang adiluhung, ia mengalami pembedaan dan larut dalam kehidupan keseharian juga. Daya transendensinya terserap habis oleh kenyataan-kenyataan diluar dirinya. Setelah zaman romantik, seni harus terus menerus mengubah prinsip-prinsip dan substansinya untuk menahan dan menyesuaikan diri dengan berbagai kemungkinan yang lahir bersamaan perkembangan zaman ini, termasuk kekuatan-kekuatan yang progresif, yakni kekuatan tekhno-ekonomi. Baca selengkapnya “Antropologi dalam Dunia Koreographer”