Puisi Gelap dan Multi Tafsir Pembaca

Ribut Wijoto
Radar Surabaya, 20 Nov 2011

Adalah sah mengapreasi karya teman-teman satu komunitas dan dipublikasikan ke media massa. Apresiasi yang bagus bakal memperkaya kesusastraan Indonesia. Kegiatan ini menjadi lebih penting karena situasi sastra Indonesia yang semakin jauh dari ranah apresiasi. Esai yang lebih subur justru tentang polemik. Hanya saja, apresiasi tersebut tentu ada batasnya. Jangan sampai apreasiasi disalahgunakan untuk menyerang karya komunitas lain. Apalagi dengan penjelasan dan pemaparan yang sangat minimalis. Kesan yang muncul menjadi sebatas menghujat. Continue reading “Puisi Gelap dan Multi Tafsir Pembaca”

Inilah 5 Penyair Terbaik Jawa Timur

Ribut Wijoto *
Radar Surabaya, 23 Okt 2011.

Dalam beberapa tahun terakhir, kepenyairan di Jawa Timur mengalami guncangan cukup kuat. Banyak peristiwa terjadi. Dan seperti dalam berbagai peristiwa lain, tokoh-tokoh baru muncul. Kondisi ini tentu cukup menggembirakan. Kondisivitas kepenyairan meningkat. Persoalannya, peristiwa sastra tidak boleh melupakan faktor fundamen dalam kepenyairan, yakni puisi. Continue reading “Inilah 5 Penyair Terbaik Jawa Timur”

Gerilya Khusyuk Pengabdi Sastra

Zaki Zubaidi
seputar-indonesia.com

Sejak tahun 2009 diskusi sastra di Galeri Surabaya Jalan Pemuda mulai menggeliat lagi. Setiap bulan sekali para sastrawan muda berkumpul dalam acara Halte Sastra.

Menggelar kegiatan rutin nirlaba semacam ini butuh kekhusyukan tak berujung. Ribut Wijoto, sebagai koordinator pelaksana Halte Sasta telah melakoninya. Baginya hal itu merupakan bentuk pengabdian dari seorang penyair yang gagal. Berikut wawancara Harian SINDO dengan Ribut Wijoto. Continue reading “Gerilya Khusyuk Pengabdi Sastra”

Bahasa ยป