AGAR KELAS MENULIS MEMBUATMU BISA MENULIS

Benny Arnas

Saya percaya, tidak ada cara terbaik untuk menjadi penulis selain empat hal: banyak membaca, membaca banyak, banyak menulis, dan menulis banyak.

Bagi yang merasa selalu gagal menulis, jangan mencoba menciptakan cara kelima. Tapi, untuk menuntaskan kepenasaran perihal bagaimana si A menulis dengan baik dan si B menulis dengan baik pula dan si C menulis yang lagi-lagi baik, mengikuti kelas menulis yang diampu si A atau B atau C bisa menjadi sebuah opsi. Continue reading “AGAR KELAS MENULIS MEMBUATMU BISA MENULIS”

Monolog Amien Kamil: Surat Ini Tanpa Tanggal & Alamat Surat

Amien Kamil *

Surat ini tanpa tanggal & tanpa alamat surat, mungkin saja untuk seseorang yang tanpa identitas sehingga kerap kali dilecehkan. Tanpa mengucap suluk ataupun salam, surat ini langsung menukik tanpa ba bi bu ataupun permisi, salto serta berloncatan tak beraturan. Ada suara gaduh saat ratusan keping huruf lancip yang ujungnya tajam berkilat bagai mata tombak dan kelak telak melesak pada denyut jantung mereka yang didiagnosa “telah terdeteksi epidemi polusi dosis tinggi.” Continue reading “Monolog Amien Kamil: Surat Ini Tanpa Tanggal & Alamat Surat”

SANG MAESTRO LAKSMI SHITARESMI

Nurel Javissyarqi *

(I)
Meski pun sejak kecil saya kerap menggambar dan menginjak sekolah MTs (SMP) pernah pameran lukis bersama teman-teman “Sanggar Alam” asuhan pelukis Tarmuzie (almarhum), kawan karib almarhum pelukis Harjiman. Setiap kali saya memasuki galeri lukisan, melihat pameran dan atau mengunjungi museum seni rupa; atas pamor karya-karya terbaik, jiwa ini senantiasa bergetar cemburu hebat, nalar menjadi bergolak mendidih. Continue reading “SANG MAESTRO LAKSMI SHITARESMI”

SEBUAH RUMAH BAGI TUAN GRASS

Sri Pudyastuti Baumeister
Koran Tempo, 26 Juli 2009

Pemerintah Kota Labeck menghadiahkan sebuah rumah bagi Gunter Grass untuk memajang karya-karyanya. Apa saja isinya?

Rumah berlantai dua itu berdiri di antara gedung-gedung berarsitektur Renaissance yang terletak di Jalan Glokenengiesser, Labeck, Jerman. Gunter Grass Hauss, demikian namanya, bukanlah rumah sang pengarang terkenal itu, tapi tempat pameran karya-karyanya. Continue reading “SEBUAH RUMAH BAGI TUAN GRASS”

Bahasa »