Taufiq Wr. Hidayat *
Ada seorang laki-laki dari negeri berpasir
Dicatat sejarah dan terukir namanya di angin desir
Sepanjang zaman dan perubahan
Sejauh peradaban insan Continue reading “LAKI-LAKI DARI NEGERI BERPASIR ITU”
Taufiq Wr. Hidayat *
Ada seorang laki-laki dari negeri berpasir
Dicatat sejarah dan terukir namanya di angin desir
Sepanjang zaman dan perubahan
Sejauh peradaban insan Continue reading “LAKI-LAKI DARI NEGERI BERPASIR ITU”
: Sosok Samar Cerpenis Perempuan dalam Historiografi Sastra
Djoko Saryono
Dalam perspektif gender, ditemukan sosok samar sastrawan perempuan dalam sejarah sastra dan historiografi sastra Indonesia, walaupun sastrawan perempuan hadir dan berkiprah lebih awal daripada sastrawan laki-laki. Hal ini dapat disimak dalam dunia percerpenan Indonesia. Pertanyaan pokoknya, Continue reading “PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (21)”
: Sastrawan Perempuan Terpingit dalam Sejarah Sastra Indonesia?
Djoko Saryono *
Kalau kita tarik mundur berdasarkan kemelayuan, embrio sastra Indonesia sudah tampak jelas pada paruh kedua Abad XIX. Bisa dikatakan bahwa pada akhir Abad XIX sudah publikasi karya sastra berupa cerpen, roman [novel], dan puisi yang bercitra dan bersemangat Indonesia atau minimal bisa diidentifikasi telah membayangkan keindonesiaan. Continue reading “PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (20)”
: Sejarah Sastra Indonesia yang Maskulin?
Djoko Saryono
Gambaran ketimpangan peran gender – yaitu ketidakseimbangan hubungan peran gender maskulin dengan peran gender feminin – dalam historiografi sastra Indonesia tersebut mengakibatkan timbulnya kesan atau anggapan bahwa perempuan Indonesia tak berbakat dan cocok menjadi sastrawan Indonesia. Anggapan ini demikian meluas dalam dunia kesusastraan Indonesia. Continue reading “PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (19)”

Lutfi Mardiansyah * Continue reading ““PESTA REMEH-TEMEH” DAN TITIK BALIK LELUCON”