Novel Horor dalam Visual Grafis

Sjifa Amori
http://jurnalnasional.com/

Novel grafis Coraline membebaskan pembaca untuk berimajinasi lebih “liar” tentang dunia mistis yang dialami sang tokoh.

KOMIK sering kali dikelompokkan sebagai karya popular yang menghibur daripada mengedukasi. Sebaliknya, bahan bacaan seperti novel atau bahkan karya sastra dianggap mampu “merangsang” sensitivitas. Karya novel (baik yang populer ataupun yang sastra) juga memuat lebih banyak informasi dalam deretan teks yang sambung-menyambung hingga mencapai ratusan halaman buku. Continue reading “Novel Horor dalam Visual Grafis”

MANDAR

D. Zawawi Imron
jawapos.com

MENURUT buku Ensiklopedi Indonesia jilid 4, Mandar Sulawesi adalah sejenis burung yang nama latinnya aramidopsis lateni, yang banyak terdapat di pulau Sulawesi. Karena dagingnya kalau dimasak enak rasanya, unggas rawa itu banyak diburu orang sehingga kini sudah sangat langka. Setelah hampir punah, burung itu baru dinyatakan dilindungi. Continue reading “MANDAR”

ETER

Ucu Agustin
jawapos.com

Tak ada kau di kursi itu, Eter. Gelombang nyanyian dari salon di sudut bar mengubahmu dari ingatan keras kepala menjadi genangan yang mencair di hatiku, kau tahu. Malam jadi beku meski di sini bar boy yang sama, dengan ceria menanyaiku seperti saat dia menawari kita minuman dengan setengah memaksa, waktu itu. San Miguel? Atau mau sari buah? Cranberrie-nya enak lho… Tequila? Sampanye juga kami punya… Namun karena Bloody Mary dan Martini kesukaanmu tak tertulis di daftar menu, maka cognac harum yang tak terlalu berat itu kita biarkan mengalir membanjiri lambung kita yang mungil. Dan, tentu saja, white wine! Continue reading “ETER”

Membaca Budaya Korea lewat Sastra

Tjahjono Widijanto
jawapos.com

Korea termasuk salah satu negara di kawasan Asia Timur yang hingga kini masih menyimpan berbagai misteri. Upaya memahami berbagai misteri berkaitan dengan manusia, bangsa, dan budaya Korea salah satunya dapat dijangkau melalui upaya penerjemahan teks sastra, seperti apa yang dikatakan Puskhin bahwa penerjemahan karya sastra ibarat kuda beban yang membawa harta kebudayaan suatu bangsa dari satu negeri ke negeri lain. ”Kehadiran” karya sastra Korea di dalam lingkaran masyarakat Indonesia dibandingkan dengan kehadiran karya sastra asing lainnya masih dirasa asing. Continue reading “Membaca Budaya Korea lewat Sastra”

Surat Kepada Luqman 1

Kavellania Nona Pamela

Luqman, telah kuterima dan kubaca puisimu dengan untaian kata yang mampu menyihir hatiku menjadi rapuh, serapuh tongkat yang menyebabkan Sulaiman menghembuskan napas terakhirnya akibat termakan rayap. Untung saja aku bukan tongkat, aku masih mampu bertahan dalam kerapuhanku karena setiap bait pada puisi itu tersimpan secuil kehangatan selayak mantel pada musim dingin di Negeri Sakura. Tahukah Luqman, kehangatan itu telah membuaiku ke dalam harapan, padahal begitu takutnya aku memiliki harapan yang nantinya akan membuatku tersayat kembali karena kamu. Continue reading “Surat Kepada Luqman 1”

Bahasa ยป