Debat

Goenawan Mohamad
http://www.tempointeraktif.com/

Saya malas berdebat. Tiap debat mengandung unsur berlaga, ujian, dan telaah. Memang, dulu ketika Socrates menanyai seseorang, menggunakan teknik eclenchus, menyoal dan meminta jawab dan siap dibantah serta membantah, ia tak bermaksud mengalahkannya hingga takluk. Ia menggugah orang untuk berpikir, menilik hidup, terutama hidupnya, dan menjadi lebih bijaksana sedikit. Tapi tidak setiap orang seperti Socrates. Dan saya cepat lelah dengan berujar lisan. Continue reading “Debat”

WISATA DI SEPUTAR TUGU MONAS

Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

Tugu Monumen Nasional (Monas), kini tampil dengan wajah baru. Penataan interior taman tampak memancarkan kenyamanan. Pagar setinggi hampir dua meter yang mengelilingi kompleks Monas menjadikan kawasan itu bebas pedagang asongan. Ternyata, tujuannya bukan sekadar itu. Sekelompok menjangan yang sengaja didatangkan dari Istana Bogor, berkeliaran bebas di sekitar Tugu Monas. Sementara, emas seberat 100 kg yang tegak berkilau di puncak Monas, seperti ikut terkesima. Jika pagi hari, banyak orang berolahraga santai di sana. Continue reading “WISATA DI SEPUTAR TUGU MONAS”

nirwan dewanto – langkah ulung seorang penyair

Hudan Hidayat

tipografi adalah kode bagi sebuah puisi. Seorang penyair meletakkan larik-larik puisinya dengan cara tertentu, membentuk bait-bait puisi. Bait-bait yang menjadi unit-unit pemaknaan bagi pembaca. Tapi pembaca bisa memainkan kode yang disusun penyair. Dalam semangat kebebasan yang memberontak dari setiap konvensi dari dunia puisi -konvensi tipografi. Continue reading “nirwan dewanto – langkah ulung seorang penyair”

Bahasa ยป