Rancage, Sastra, dan Budaya Lampung

Udo Z. Karzi *
lampungpost.com

TAHUN yang lalu, Hadiah Sastra Rancage juga diberikan kepada sastrawan yang menerbitkan buku dalam bahasa Lampung. Ternyata seperti yang kami khawatirkan, usaha penerbitan dalam bahasa Lampung itu tidak dapat dilaksanakan secara kontinu. Dalam 2008, tak ada buku yang terbit dalam bahasa Lampung, sehingga untuk Hadiah Sastra Rancage 2009 hadiah untuk bahasa Lampung tidak dapat diberikan. Continue reading “Rancage, Sastra, dan Budaya Lampung”

Belajar Kesederhanaan dari Komunitas Samin Kudus

Judul Buku : Samin Kudus: Bersahaja di Tengah Asketisme Lokal
Penulis : Moh. Rosyid, M. Pd.
Penerbit : Pustaka Pelajar, Yogyakarta
Cetakan : I, Desember 2008
Tebal : xvi + 247 halaman
Peresensi : M. Abu Laka S.Y.*
http://www.lampungpost.com/

“SELAMA ini kita lebih ngugemi istilah bahwa komunitas atau yang bertahan hidup adalah mereka yang paling cepat (the survival of the fastest) dalam menyikapi kehidupan dan yang bertahan, dialah yang paling (mempunyai) kekuatan (the survival of the fittest). Namun, dalam konteks Samin Kudus, yang bertahan ternyata merekalah yang paling bersahaja (the survival of the ascetism)” (Moh. Rosyid) Continue reading “Belajar Kesederhanaan dari Komunitas Samin Kudus”

With Love From Gaza

Zulfahani Hasyim
http://oase.kompas.com/

“Kau tenang saja sayangku, kau akan segera mendapat perawatan.” Kata Abdullah kepada Fayla, isterinya. Sementara Fayla semakin merapatakan pelukannya di dada Abdullah. Tak ada keluh kesah keluar dari bibir Fayla. Ketulusan cintanya telah membenamkan semua rasa sakit dalam lautan kerelaan. Walau bayi dalam kandungannya terus memberontak hendak keluar karena memang sudah saatnya dia terlahir ke dunia. Continue reading “With Love From Gaza”

Kembang Gula

Pranita Dewi

Beranda

SEMANIS-MANISNYA cerita, tidak semanis kembang gula. Rasanya begitu legit. Terasa dingin di bibir dan kemudian rasa itu menghilang ketika sampai di pangkal lidah. Manisnya memang sungguh berbeda, perpaduan antara manisnya madu dengan sari gula tebu. Seperti sarang laba-laba, jaringnya begitu halus, setipis awan. Hanya karena berwarna merah, aku menyebutnya gulali Jawa. Continue reading “Kembang Gula”

Bahasa ยป