Anak Wali Kota

Yonathan Rahardjo
suarakarya-online.com

Ketika malam turun, mentari lari dari wajah belahan bumi. Udara mencekam dalam dingin, sapuan angin mengusir debu jalanan. Bahkan bis kota pun ketakutan, mereka masuk gubuk reyot, ada yang masuk kelambu merah. Bajai terseok-seok menyuruk kali, becak terbang ke bui. Tentu saja asap knalpot terbirit-birit dihembus udara lancang.
“Tidurlah malam hari, dengan jendela terbuka, agar angin malam membisikkan kenangan indah bagimu,” katanya. Continue reading “Anak Wali Kota”

Boundary

Ida Ahdiah
http://www.suarakarya-online.com/

Perempuan itu tiba sebelum boundary buka. Di muka pintu penyewaan mesin cuci itu, ia mengibas-ibaskan telapak tangannya. Lalu meniup-niupnya. Ia mencoba menghangatkan tangannya yang beku.. Diambilnya secarik kertas dari tas yang disandangnya di bahu. Matanya mencocokan nomor di atas pintu dengan nomor di kertas. Continue reading “Boundary”

C A L E G

Gita Nuari
http://www.suarakarya-online.com/

Orang pertama yang mendukung Parjo jadi caleg adalah bapaknya sendiri.
“Kamu serius, Jo?” tanya sang bapak. “Saya serius, Pak!” sahutnya spontan.
“Bagus, bagus. Bapak mendukung. Dua ekor sapi milik Bapak, boleh kamu jual untuk memuluskan cita-citamu itu. Pokoknya, Bapak ada dibelakangmu!”
“Terima kasih, Pak. Terima kasih,..”kata Parjo sambil mencium tangan bapaknya tertubi-tubi. Continue reading “C A L E G”

Sastra, Ideologi, dan Dunia Nilai

Mohamad Sobary *
kompas-cetak

Sastra menyodorkan ke hadapan kita ekspresi estetis tentang manusia dan kebudayaannya. Di dalamnya tercakup kompleksitas ideologi, dunia nilai, norma hidup, etika, pandangan dunia, tradisi, dan variasi-variasi tingkah laku manusia. Dengan kata lain, sastra berbicara tentang tingkah laku manusia di dalam kebudayaannya.

Di dalam sastra, seperti halnya di dalam kajian tentang kebudayaan, manusia disorot sebagai makhluk sosial, makhluk politik, makhluk ekonomi, dan makhluk kebudayaan. Tak mengherankan sastra disebut cermin masyarakat, dan cermin zaman, yang secara antropologis merepresentasikan usaha manusia menjawab tantangan hidup dalam suatu masa, dalam suatu konteks sejarah tertentu. Continue reading “Sastra, Ideologi, dan Dunia Nilai”

Sastra Eksil, Adakah?

Soeprijadi Tomodihardjo
http://www.sinarharapan.co.id/

Dalam penalaran selintas yang tiba-tiba mengundang keraguan menghadapi masa depan, ada sejenis penyakit kronis yang selama ini diderita kaum eksil Indonesia, yakni home sick: rindu kampung, kangen keluarga.

Penyakit ini sudah 40 tahun lebih melanda mereka. Saya bukan dokter tetapi sumber data Dinas Kesehatan di Jerman mencatat, banyak Gastarbeiter menderita penyakit heimweh, ya home sick itu. Tetapi para Gastarbeiter (bukan Indonesia tapi Turki, Yunani, Itali, Spanyol dsb.), Continue reading “Sastra Eksil, Adakah?”

Bahasa ยป