Dimuat bersambung di harian Sinar Harapan, edisi 27 Maret-10 Mei 2002
Teguh Winarsho AS
DELAPAN
MESKI hati Salman diliputi perasaan bahagia, tapi ia masih sering merasa cemas. Terutama jika larut malam ketika ia kesulitan memejamkan mata. Bayang-bayang gerombolan orang bertopeng kerap hadir menghantui. Begitu menakutkan. Begitu mengerikan hingga sering terbawa dalam tidur. Dalam mimpi. Entah sudah berapakali dalam tidurnya Salman berteriak-teriak seperti orang kesakitan disiksa. Continue reading “Novel Orang-Orang Bertopeng (14)”


