BUKU PUISI ‘ODONG-ODONG FORT DE KOCK’ KARYA DEDDY ARSYA

Esha Tegar Putra * Continue reading “TRANSAKSIONAL PUITIK”
BUKU PUISI ‘ODONG-ODONG FORT DE KOCK’ KARYA DEDDY ARSYA

Esha Tegar Putra * Continue reading “TRANSAKSIONAL PUITIK”
Mashuri *
Di tengah riset kecil-kecilan Cerita Sri Tanjung, saya mendapatkan sebuah realitas mengejutkan: pernah terjadi pembakaran manuskrip, alias buku kuno, di Java Oosthoek, alias Ujung Timur-Jawa, alias Brang Wetan, alias Bumi Blambangan. Fakta itu melengkapi fakta lain yang saya temui secara tidak sengaja, ketika mengulik dan menelusuri keberadaan manuskrip lain, diantaranya di desa kelahiran saya di Lamongan dan khasanah dari Nangroe Aceh Darussalam. Continue reading “PEMBAKARAN BUKU DI INDONESIA, SEBUAH JELAJAH PEMULA”
KAMI BUKAN ANNE FRANK!
Untuk Ahed Tamimi dan kawan-kawannya
Kami bukan Anne Frank
Yang ngumpet ketakutan
Dan hanya mampu membuat catatan-catatan.
Kami anak-anak sebaya lelaki dan perempuan
Lebih memilih turun ke jalan
Menghadang bedil tentara
Bahkan tank baja. Continue reading “Enam Puisi Zeffry Alkatiri”
Terinspirasi mendengar Gus Mus cerama di Batang-Batang
Matroni Muserang *
Sosok K.H Mustofa Bisri yang dikenal Gus Mus merupakan sosok yang dintunggu-tunggu oleh masyarakat Sumenep. Terutama saya yang sudah lama tidak mengikuti ceramahnya, hanya saja mengikuti di twitter. Maka ketika membaca famlet Gus Mus mau mengisi cerama di Batang-Batang, tepatnya di Miftahul Ulum, saya pun datang untuk mendengar wejangan-wenangan beliau. Sebab bagi saya beliau disamping menjadi pengurus NU, beliau juga penyair. Kiai dan Penyair. Continue reading “Gus Mus di Batang-Batang, Sumenep”