Mempertanyakan Puisi Nadhaman

Raedu Basha *
Republika, 21 Sep 2014

Diakui atau tidak, puisi berbentuk nadham yang dimaksud dalam tulisan Dimas Indiana Senja (selanjutnya Dimas), “Estetika nadhaman (Republika, Ahad, 24 Agustus 2014) hanya bentuk ekspresi kebosanan dunia perpuisian akhir-akhir ini. Mengapa demikian? Puisi-puisi dalam dekade kekinian dalam pengamatan saya seperti diwakili oleh bahasa judul puisi Joshua Igo, “Puisi yang Mencari Alamat”. Continue reading “Mempertanyakan Puisi Nadhaman”

PEMUPUKAN SIKAP DAN PERILAKU POSITIF APRESIASI SASTRA (19)

Djoko Saryono

Sebagaimana sudah dikatakan bahwa sikap dan perilaku positif pengapresiasi diperlukan untuk menciptakan, mengembangkan, dan meningkatkan iklim, lingkungan, dan kegiatan apresiasi sastra. Oleh karena itu, sikap dan perilaku negatif pengapresiasi sastra perlu disingkirkan atau dibuang dan kepadanya perlu ditumbuhkan sikap dan perilaku positif. Di samping itu, sikap dan perilaku positif pengapresiasi sastra yang sudah tumbuh dan ada perlu dipupuk terus agar mantap dan kuat. Mantapnya dan kuatnya sikap dan perilaku positif pengapresiasi sastra akan membuat iklim, lingkungan, dan kegiatan apresiasi sastra semakin baik. Continue reading “PEMUPUKAN SIKAP DAN PERILAKU POSITIF APRESIASI SASTRA (19)”

SIKAP PENGAPRESIASI SASTRA (18)

Djoko Saryono *

Sikap pada umumnya dipandang mendasari perilaku termasuk sikap pengapresiasi sastra akan mendasari perilakunya. Sikapnya terhadap karya sastra dan kegiatan apresiasi sastra akan mendasari perilakunya terhadap karya sastra dan kegiatan apresiasi sastra. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku pengapresiasi pada umumnya merupakan pencerminan sikapnya. Oleh karena itu, sikap dan perilaku pengapresiasi sastra penting ditumbuhkan dan dikembangkan dalam pengembangan apresiasi sastra. Continue reading “SIKAP PENGAPRESIASI SASTRA (18)”

Kisah Inspiratif Sastrawan Mochtar Lubis

Mariana Sitohang, Prof. Dr. Rosmawaty Harahap, M.Pd.
Republika, 07 Jun 2021

Siapa yang tidak mengenal tokoh di atas? beliau adalah Mochtar Lubis, seorang sastrawan terkenal tahun 1960-an, beliau dikenal sebagai penulis novel, cerpen, pelukis, penerjemah, dan juga seorang jurnalistik. Mochtar Lubis lahir di Padang, 07 Maret 1922 dari keluarga Batak Mandailing.

Mochtar Lubis merupakan anak ke enam dari sepuluh bersaudara dan dari keluarga beragama Islam. Beliau mengawali pendidikan di HIS Sungai Penuh, Kerinci Sumatera Tengah pada tahun 1936. Tahun 1940 ia melanjutkan pendidikannya ke Jurusan Ekonomi di Kayutanam, Sumatera Tengah. Continue reading “Kisah Inspiratif Sastrawan Mochtar Lubis”

Bahasa ยป