Tag Archives: Sejarah

Mendengarkan Narasi Lain

Baskara T Wardaya SJ
Kompas, 8 Mei 2009

DALAM mengkaji suatu peristiwa historis tertentu yang titik tolaknya adalah kesaksian seorang pelaku sejarah, secara teoretis kita perlu memilah antara ”apa yang terjadi” dengan ”apa yang diingat oleh seorang pelaku sejarah tentang apa yang terjadi”. Perlu memilah antara ”peristiwa” dan ”ingatan akan peristiwa”. Baskara T Wardaya

RP Soejono: Ahli Prasejarah Indonesia Pertama

Ida Setyorini
Kompas, 28 Juni 2010

LANGKAHNYA begitu pelan, mendaki satu per satu anak tangga di Gedung Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Pustlit Arkenas), Jalan Raya Condet Pejaten, Nomor 4, Jakarta Selatan, Rabu (23/6). Tangan kanannya memegang pagar tangga, sedangkan tangan kirinya menggenggam tongkat. Sejenak dia berhenti, tetapi terus melangkah lagi menuju kantornya di lantai dua, tepat di depan tangga. Hanya langkah lambat itu yang menandai usia menggerogoti fisik Prof Dr Raden Panji Soejono.

Krisis Pangan, Aceh hingga Mataram

Andreas Maryoto
Kompas, 27 Nov 2010

NEGERI yang sering disebut kaya raya dan makmur itu tidak berarti aman dari krisis pangan. Beberapa abad yang lampau krisis pangan juga mendera berbagai kerajaan di tanah ini.

Krisis pangan dengan berbagai sebab terjadi hingga memunculkan kelaparan. Kisah pangan yang demikian parah menjadi catatan bagi kita bahwa krisis pangan yang berlanjut pada kelaparan bisa saja kembali terjadi.

Imajinasi Kebangsaan HAMKA Dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van DerWijcK

Wahyudi Akmaliah Muhammad
http://indonesiaartnews.or.id/

I

SUNGGUH tidak mengenakkan menjadi bangsa yang setengah (baca: blasteran). Di negeri asal ia tak dikenal, di negeri tempat di mana ia tinggal tak diterima. Lebih menyedihkan, perihal dan lakunya yang sekiranya cukup berperan dalam kemajuan negeri, tidak pernah tercatat dalam lintasan sejarah.

Surat Terbuka Pramoedya Ananta-Toer kepada Keith Foulcher

Surat Terbuka Pramoedya Ananta-Toer kepada Keith Foulcher
http://arusbawah20.wordpress.com/

Salam,

Surat 26 Februari 1985 saya terima kemarin, juga surat terbuka Achdiat K. Mihardja untuk teman-teman (sarjana) Australia yang dilampirkan. Terimakasih.