Miming Ismail *
Seputar Indonesia, 24 Feb 2008
DALAM konteks kebudayaan modern, kekayaan seni tradisi sering kali hanya menjadi etalase yang seakan telah melewati masa hidupnya. Seni dan budaya masa lalu hanya dilihat sebagai epos yang menjadi romansa hidup masa kini.
Karena itu akar dan habitusnya juga berangsur punah ditelan keganasan dan kelalaian memahami sebuah epos ruang dan waktu. Manusia pada zaman ini umumnya memandang semua anasir tradisi masa lalu sebagai artefak kebudayaan semata. Continue reading “Meretas Jalan Seni”

