Karya dan Inspirasi

Thayeb Loh Angen
blog.harian-aceh.com

Deraan bencana buatan manusia (perang) dan bencana alam (hantaman laut) telah menjadi isi karya seni di Aceh. Percintaan pun mendominasi hasil karya-karya tersebut, tapi yang paling mendominasi adalah “gun and rose” (senjata dan bunga ‘gadis’).

Lahirnya novel-novel dan cerpen serta puisi bertema perang adalah sebuah contoh bahwa perang telah menjadi luka yang tidak terobati di Aceh. Tidak seorang pun bisa mengobati ini selain yang terluka memaafkannya. Continue reading “Karya dan Inspirasi”

Membudayakan Sastra di Aceh

Thayeb Loh Angen *
blog.harian-aceh.com

LOMBA menulis sastra seperti lomba menulis puisi, cerpen, naskah drama, naskah sandiwara atau lomba menulis novel penting dilaksanakan untuk membangkitkan gairah peminat sastra dan memajukan peradaban. Sebuah kawasan atau negara maju selalu diiringi kemajuan dunia seni khususnya sastra, bahkan sering dimulai dari maju sastra dulu baru maju negeri. Sastra adalah peradaban yang mengarah kepada budaya, dan jika menulis sastra sudah membudaya dalam suatu kawasan atau negeri, maka saat itulah negeri tersebut maju. Continue reading “Membudayakan Sastra di Aceh”

Aceh Butuh Kritikus Sastra

Thayeb Loh Angen *
blog.harian-aceh.com

Aceh butuh kritikus sastra untuk merawat mutu karya dan arahnya. Namun banyak yang belum siap mengupasnya.

Kehadiran orang-orang yang memahami dunia kesusastraan di Aceh patut disyukuri dan diharapkan ada beberapa di antara mereka yang mengambil posisi sebagai kritikus yang adil, atas dasar standar dan dilengkapi dengan keahlian yang cukup. Continue reading “Aceh Butuh Kritikus Sastra”

Kisah di Balik Perang

Boy Nashruddin Agus
blog.harian-aceh.com

NOVEL “Teuntra Atom”, karya Thayeb Loh Angen bisa dikatakan sebagai kisah nyata yang diangkat dari dunia konflik Aceh, berapa tahun silam. Jika dicermati, banyak hal yang menarik dalam tulisan sastra ini. Salah satunya, sisi human interest seorang kombatan yang dimunculkan sebagai tokoh utama oleh si penulis.

Selain munculnya segi kemanusiaan seorang pejuang, Novel Teuntra Atom juga mengkritik kebijakan-kebijakan yang dianggap si pelaku utama tidak benar, meski itu dari kesatuannya. Continue reading “Kisah di Balik Perang”

Bahasa ยป