Wawan Eko Yulianto *
Pertama adalah sajak-sajak di bawah sub judul “cinta”. Ya, sebenarnya pada bagian ini sajak-sajaknya bukan cuman saja cinta. Mungkin, kalau boleh dikasih sub judul yang lebih merangkul, saya akan menyarankan “otobiografi” karena dari penandaan tingkat sekian kita akan menemukan cukup banyak informasi tentang kedirian si penyair (hehehe… tapi what’s in a subtitle? yang penting bagian itu berisi sajak-sajak yang lahir dari luapan kata hati nan murni yang tanpa kepentingan politik apapun, tak ingin mengungkapkan protes, tak ingin mencari duit, hanya kata hati … dan kebayakan dilandasi cinta, weissss…). Continue reading “Saut Situmorang: Ngotobiografi Lewat Puisi? (2)”
