Saut Situmorang: Ngotobiografi Lewat Puisi? (2)

Wawan Eko Yulianto *

Pertama adalah sajak-sajak di bawah sub judul “cinta”. Ya, sebenarnya pada bagian ini sajak-sajaknya bukan cuman saja cinta. Mungkin, kalau boleh dikasih sub judul yang lebih merangkul, saya akan menyarankan “otobiografi” karena dari penandaan tingkat sekian kita akan menemukan cukup banyak informasi tentang kedirian si penyair (hehehe… tapi what’s in a subtitle? yang penting bagian itu berisi sajak-sajak yang lahir dari luapan kata hati nan murni yang tanpa kepentingan politik apapun, tak ingin mengungkapkan protes, tak ingin mencari duit, hanya kata hati … dan kebayakan dilandasi cinta, weissss…). Continue reading “Saut Situmorang: Ngotobiografi Lewat Puisi? (2)”

Luka Pak Pram

Wawan Eko Yulianto
suarapembaruan.com

Kami memanggilnya, Pak Pram. Orang tua yang punya banyak koleksi luka. Dia tak pernah ragu menceritakan asal-usul dan detail luka-lukanya. Ukuran, bentuk, dan warna luka-luka itu sangat beragam. Ada yang selebar telur, ada yang memanjang sepanjang rokok, ada yang tipis seperti sapu lidi. Continue reading “Luka Pak Pram”

BOM MANUSIA BERSUARA TETES EMBUN

Wawan Eko Yulianto *

Bahan-bahan pokok: 1 orang lelaki/suami/pemuda yang baru menikah 1 orang istri yang sedang hamil muda Bahan-bahan bumbu: 1 momen khusus yang mewajibkan seseorang jalan-jalan mengunjungi teman (disarankan Idul Fitri) 1 unit sepeda motor Jalanan kota di Indonesia (yang terlihat mulus padahal bergelombang dan banyak bekas galian) Bahan-bahan pemoles dan pemanggangan: 1 orang dokter spesialis obstetri ginekologi (disarankan lokal dan menguasai bahasa lokal) 1 unit alat ultrasonografi (USG). Continue reading “BOM MANUSIA BERSUARA TETES EMBUN”

Bahasa »