Sutardji dan Sartre

Beni Setia
Jawa Pos, 28 Sep 2008

ADA banyak pihak yang kecewa ketika dengan senang hati Sutardji Calzoum Bachri (SCB) menerima Ahmad Bakrie Award 2008 untuk bidang kesusastraan –sebesar Rp 150.000.000 (seratus limapuluh juta rupiah). Mereka menginginkan SCB meniru Frans Magnis Suseno yang menolak pengharaan itu pada 2007, dengan mengaitkan institusi yang memberi anugerah itu (Freedom Institute) merupakan sisi sosial dari stake holder Bakrie Brother, yang salah satu anak perusahaannya (PT Lapindo Brantas) membuat masalah besar di Sidoarjo. Continue reading “Sutardji dan Sartre”

Penyair Kampung yang Memikat

Jurnal Nasional, 28 Sep 2008
Theresia Purbandini

Tak banyak penyair Indonesia seperti Zawawi Imron, tetap memilih untuk berdomisili di desa kelahiran. Dalam hal ini, desa dengan alam yang kaya, jadi lebih penting lagi bagi Zawawi.

Zawawi Imron yang lahir di Batang-batang, Sumenep, Madura pada 1945. Sejak 1970-an, di tengah riuhnya panorama perkotaan memasuki puisi-puisi para penyair 1980-an, Zawawi muncul dengan kedesaannya. Continue reading “Penyair Kampung yang Memikat”

Ombak

Arie MP Tamba
Jurnal Nasional, 14 Sep 2008

Ombak itulah yang membangunkan aku lagi padamu:
rambutmu masih hijau meskipun musim berangkat coklat.
Kujahit lagi robekan-robekan tahun pada gelisahku
dan darahmu kembali mengatakan yang ingin diucapkan jantung. Continue reading “Ombak”

PENOLAKAN SAUT SITUMORANG ATAS KHATULISTIWA LITERARY AWARD

During times of universal deceit,
telling the truth becomes a revolutionary act

-George Orwell

Menanggapi beredarnya Long-list Khatulistiwa Literary Award (KLA) 2008 yang memasukkan buku saya “otobiografi” ([sic] Yogyakarta, November 2007) sebagai salah satu 10 besar kategori Puisi, dengan ini saya nyatakan menolak pengikutsertaan buku saya tersebut. Adapun alasan saya adalah sebagai berikut : Continue reading “PENOLAKAN SAUT SITUMORANG ATAS KHATULISTIWA LITERARY AWARD”

Bahasa ยป