Puisi-Puisi Ulfatin Ch

http://sastrakarta.multiply.com/
DI KORAN PAGI WAJAH PEREMPUAN DEVI (1)

Ada benih tersiram
dari masa lalumu kelam
mengancam
gelisah di sudut bibir pahit.
Wajahmu yang menunduk
ketika itu
bagai kurungan di atas sekam
menatap tak ada
atau engkau telah lupa
kelamnya malam
hingga ia tetap menari
di atas pelaminanmu
membuka cadar
untuk menjadi perempuan

1991

DI KORAN PAGI WAJAH PEREMPUAN DEVI (2)

Di koran pagi wajahmu biru
mengingatkan aku pada masa lalumu
sebelum engkau ditembak hari itu.
Seperti tak ada kabar, tetapi terasa begitu tiba-tiba
sedang dunia telah menjadi gulita
melenyapkan semua rencana

2003

DI KORAN PAGI WAJAH PEREMPUAN DEVI (3)

Jika laut sama bergelombang
sepasang naik dan turun
Mengapa kautuntut juga langkah yang lebih dalam
dari derita. Sedang burung telah memberikan
kebebasannya padamu, menukar sari
yang menggantung di lehermu.
Mengapa tak kaubaca juga anugrah cahaya
yang melepaskanmu dari bencana.
Sekarang apa yang menjadi api
di dalam jasadmu selain dunia tanpa doa.
Gangga mengapung dan entah

2003

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *