Watchmen

Goenawan Mohamad
http://www.tempointeraktif.com/

Ketika polisi tak ada, dan keadilan terasa asing, muncullah Watchmen. Dalam cerita bergambar karya Alan Moore dan Dave Gibbons ini, sejumlah orang luar biasa perkasa menyamar sebagai vigilante: penyelamat kota dari kekejian, penyelamat Republik dari musuh, bahkan penyelamat dunia dari perang besar Armageddon. Continue reading “Watchmen”

Pendekatan Kolaboratif Memartabatkan Anak Bangsa

Antara Masyarakat Sekolah dengan Masyarakat di Luar Sekolah
I Nyoman Tingkat*
http://www.balipost.co.id/

SAYA BERSURKUR kepada Tuhan Yang Maha Esa karena pada pengunjung 2006, saya bisa mengikuti dua kegiatan berskala regional, yaitu Temu Sastra II Mitra Praja Utama (MPU) di Inna Beach Hotel Sanur (12-15 Desember 2006) dan Pelatihan Lesson Study di Hotel Jayakarta Legian (15-19 Desember 2006). Kegiatan pertama, temu sastra tingkat regional yang diikuti oleh sepuluh provinsi yang tergabung dalam wadah MPU (Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT) telah mempertemukan saya dengan para sastrawan di berbagai daerah. Continue reading “Pendekatan Kolaboratif Memartabatkan Anak Bangsa”

9 Pertanyaan untuk Eka Kurniawan: Manfaatkan Cyber sebagai Media Sastra

Grathia Pitaloka
jurnalnasional.com

NAMA Eka Kurniawan sering disebut-sebut sebagai magma baru dunia sastra Tanah Air. Kepiawaiannya dalam memadu kata membuat Eka menuai banyak pujian. Tetapi, segala sanjungan itu tak lantas membuat lulusan Filsafat Universitas Gajah Mada ini menjadi besar kepala, ia malah memanfaatkannya sebagai alasan untuk terus menginjak bumi. Continue reading “9 Pertanyaan untuk Eka Kurniawan: Manfaatkan Cyber sebagai Media Sastra”

Anugerah Haji Ibrahim dan Revitalisasi Sastra Melayu*

Rida K Liamsi**

batampos.co.id

Revitalisasi budaya Melayu, termasuk sastra Melayu, pada hakekatnya adalah sebuah upaya yang dilakukan untuk memberi ?darah? dan ?semangat? baru pada budaya dan sastra Melayu, agar kembali berfungsi dan berperan sebagai salah satu kekuatan dalam pembentukan karakter dan citra kehidupan, agar tetap berfungsi dan mengambil bahagian dalam pembentukan tamadun Melayu itu. Continue reading “Anugerah Haji Ibrahim dan Revitalisasi Sastra Melayu*”

Menguatkan Korelasi Susastra dan Film Nasional

N. Syamsuddin CH. Haesy
jurnalnasional.com

PRODUKSI film nasional, pada masanya berkorelasi dan menggerakkan gairah penulisan dan penerbitan buku-buku sastra. Juga sejumlah programa siaran radio. Kita mencatat beberapa film nasional yang sedemikian bermakna sebagai penggerak kreativitas penulisan novel dan karya sastra lainnya.

Cintaku di Kampus Biru, Jangan Ambil Nyawaku, Lupus, Catatan Si Boy, dan lainnya adalah contoh paling konkret dari korelasi itu. Belum lama, kita mencatat film Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi. Continue reading “Menguatkan Korelasi Susastra dan Film Nasional”

Bahasa ยป