M. Mushthafa
cetak.kompas.com
Bahasa ibu -atau yang secara populer, tetapi kurang tepat, disebut juga bahasa daerah- di Indonesia saat ini sedang terancam kepunahan. Globalisasi yang menyerbu melalui berbagai media telah meminggirkan khazanah budaya daerah, termasuk bahasa. Penutur bahasa daerah cenderung semakin sedikit.
Kekhawatiran semacam ini sebenarnya cukup berkembang di Tanah Air, seperti tercermin pada Kongres Kebudayaan Madura Maret 2007 di Sumenep, atau dalam Kongres Bahasa Jawa IV di Semarang beberapa bulan sebelumnya. Continue reading “Runtuhnya Kekuatan Bahasa Ibu: Madura”
