Surat Sastra: Sunaryono Basuki Menggugat Rida K Liamsi

Husnu Abadi
riaupos.com

Akhirnya saya memutuskan untuk menulis Surat Sastra ini. Paling tidak karena telah dua kali, sahabat saya dari Singaraja, Bali, Sunaryono Basuki (SB), menulis esei yang menyinggung dan menggugat ketiadaan nama Rida K Liamsi, yang menurut hemat saya kurang akurat atau kurang cermat. Esei pertama, dimuat dalam Rubrik Budaya Riau Pos, 25 Januari 2009. Continue reading “Surat Sastra: Sunaryono Basuki Menggugat Rida K Liamsi”

Mahakarya Sang Maestro

Desi Rinsari RA
http://blog.harian-aceh.com/

Buku ini membahasa tari Aceh sampai ke akar-akarnya. Tidak hanya memberi pengetahuan tari secara praktis, tetapi juga mengulik secara dalam penciptaan tari tersebut, siapa pencipta koreografinya, dari mana ide penciptaannya, apa makna dari setiap gerakannya sampai pakaian.

Tari yang telah mengakar di Aceh tersebut ditata rapi Yuslizar, sang maestro pencipta tari ranub lampuan. Dalam proses penciptaannya oleh Yuslizar, Murtala telah mengumpulkan mozaik-mozaik yang terpenggal-penggal menjadi sejarah baru penciptaan beberapa tarian Aceh. Sesuatu yang tak sudah pernah dibahas dalam buku-buku sejarah dan budaya Aceh sebelumnya. Continue reading “Mahakarya Sang Maestro”

Kisah di Balik Perang

Boy Nashruddin Agus
blog.harian-aceh.com

NOVEL “Teuntra Atom”, karya Thayeb Loh Angen bisa dikatakan sebagai kisah nyata yang diangkat dari dunia konflik Aceh, berapa tahun silam. Jika dicermati, banyak hal yang menarik dalam tulisan sastra ini. Salah satunya, sisi human interest seorang kombatan yang dimunculkan sebagai tokoh utama oleh si penulis.

Selain munculnya segi kemanusiaan seorang pejuang, Novel Teuntra Atom juga mengkritik kebijakan-kebijakan yang dianggap si pelaku utama tidak benar, meski itu dari kesatuannya. Continue reading “Kisah di Balik Perang”

Sastra-Sejarah Mencegah Mitos

Fauzan Santa*
http://blog.harian-aceh.com/

Seharusnya kita tak membuang semangat masa silam/bermain dalam dada/setelah usai mengantar kita tertatih-tatih sampai disini ? Ebiet G. Ade

Tersebab bermula sastra jika ditanya orang kita adalah fiksi maka kerap orang kita menempatkan karya tekstual tersebut sebagai hiburan lokal yang penting cuma sewaktu soal-soal kehidupan lain sedang butuh jeda dari rutin seharian daripada menjadi sebuah ruang pergulatan juga pertaruhan ruhani Continue reading “Sastra-Sejarah Mencegah Mitos”

Bahasa ยป