“Kemerdekaan Semu” dan Pembaca Rupa yang Terluka

Ahmad Kekal Hamdani

“Untuk membuat orang menertawakan kebenaran,
untuk membuat kebenaran tertawa”

Ketika saya (penulis) menatap cukup serius lukisan grafis ? kemerdekaan semu? karya Brekele alias Ikhsan, ada pendar yang tiba-tiba menarik-narik tubuh saya ke dalam kamar gelap. Seseorang atau mungkin sesuatu telah memaksa saya melucuti segenap pakaian, meminta saya telanjang dan sungguh, saya kira lama benar saya tak menatap tubuh sendiri dalam ruang gelap. Saya tak melihat apapun, saya mulai meraba-raba tubuh saya. Tiba ?tiba saya mesti menjadi lidah, menjilati sesuatu, menjilati apa saja yang ada di tubuh saya, bahwa betapa asin tubuh kita, asin air mata. Continue reading ““Kemerdekaan Semu” dan Pembaca Rupa yang Terluka”

Sajak-Sajak Budhi Setyawan

http://www.suarakarya-online.com/
Siluet Silam

tahukah kemana sembunyi serpih mozaik masa yang memuat aneka warna kata. aku perlu tak seberapa banyak, hanya semangkuk serbuknya untuk menelisik silsilah jejak debu yang kian berpinak. karena wajahku telah geronggang diterkam tanya yang mengangkut muatan tafsiran, gamang dan keremangan, radang dan kepengapan. apakah ada yang pergi melintas di halaman sajakmu? Continue reading “Sajak-Sajak Budhi Setyawan”

Bahasa ยป