suarakarya-online.com
NINA BOBO
tidurlah, kekasihku
tidurlah dalam ayunan
pejamkan sebentar matamu
berayun dalam impian Continue reading “Puisi-Puisi Gunoto Saparie”
suarakarya-online.com
NINA BOBO
tidurlah, kekasihku
tidurlah dalam ayunan
pejamkan sebentar matamu
berayun dalam impian Continue reading “Puisi-Puisi Gunoto Saparie”
http://www.suarakarya-online.com/
Terlanjur Aku Mengagumimu
Terlanjur siang saat aku sadar kau bukan lautku,
sia-sia saja aku menyelam
sebab padamu tidak kutemukan kedalaman. Engkau bukan sungai,
sia-sia aku arungi engkau
sebab padamu tidak jua kutemukan arus dan jeram. Continue reading “Puisi-Puisi Saut Poltak Tambunan”
http://www.suarakarya-online.com/
Nyanyian Kata
Berapa usia kata-kata? Pepatah dan petitih?
Tua betapa pun tak renta, tak mengenal ajal
Jajaran rumah sepanjang lorong, sawah di lereng,
ladang di bukit dan munggu pemakaman bertanda batu
Dan bunga puding hitam, tanah, kerikil di atasnya
Selalu ada yang bisa lain, padanglah puputan angin
Jawaban, sepertinya, ada di sana Continue reading “Puisi-Puisi Eka Fendri Putra”
Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/
Umar Kayam dalam peta kesusastraan Indonesia mencuat namanya ??terutama?? karena cerpen panjangnya ?Sri Sumarah? dan ?Bawuk? (1975) serta beberapa cerpen lainnya yang dimuat di majalah Horison. Kini ia telah meninggalkan kita dengan sejumlah warisan berupa sejumlah cerpen, buku esai, dan dua buah novel: Para Priyayi (Pustaka Utama Grafiti, 1992) dan Jalan Menikung (2001). Jika dalam peta cerpen, ia berhasil mengangkat kultur Jawa dengan sangat meyakinkan, lalu bagaimana pula dengan novelnya, Para Priyayi? Tulisan ini coba menempatkan Para Priyayi (selanjutnya disingkat: PP) dalam peta novel Indonesia mutakhir. Continue reading “KEDUDUKAN PARA PRIYAYI DALAM PETA NOVEL INDONESIA MODERN”
Susianna
suarakarya-online.com
Meskipun komunikasi cerita melalui dunia maya semakin marak, namun cerita pendek (cerpen) dalam bentuk buku atau antologi tetap berkembang. Paling tidak bisa dilihat pada peluncuran kumpulan cerita pendek empat cerpenis bertajuk “Tukang Bunga & Burung Gagak”, di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki, belum lama ini. Continue reading “Empat Cerpenis Luncurkan Antologi Cerpen”