Belajar Sastra, Awas Porno…

Igk Tribana*
http://www.balipost.co.id/

Guru selalu mengingatkan muridnya ketika pakaian anak didiknya melanggar aturan sekolah, lebih-lebih yang mengarah ke penampilan yang kurang sopan — penampilan seksi. Ambil contoh, pelajar putri sengaja memendekkan ukuran rok dan bajunya demi ikut trend. Karena pengaruh film remaja yang menggunakan anak sekolah sebagai objeknya, tampaknya para pelajar selalu ingin “gaul” sehingga muncul kecenderungan meniru model penampilan para idolanya itu. Continue reading “Belajar Sastra, Awas Porno…”

NOVEL DENGAN SEMANGAT GURU SEJATI *

Maman S. Mahayana **

Fakta adalah realitas yang terjadi dalam kehidupan ini. Sastra coba mengangkat realitas itu tidak sebagaimana adanya. Ia telah mengalami proses pemilahan dan pemilihan, seleksi dan rekayasa. Maka, realitas dalam sastra adalah fiksional. Ia seolah-olah realitas an sich. Padahal sesungguhnya realitas itu hanya berlaku dalam karya itu sendiri. Tak ada hubungan wajib pembaca mempercayainya atau tidak. Ia bebas diperlakukan apa saja. Sastra jadinya bagai bangunan yang bahan-bahannya dapat kita kenali berdasarkan fakta yang pernah atau mungkin terjadi. Continue reading “NOVEL DENGAN SEMANGAT GURU SEJATI *”

Kakang Gothak, Dhimas Gathuk dan ULTAH

M.D. Atmaja

Petang hari setelah dua lelaki, kakak beradik yang berperawakan sama menegakkan kewajiban, mereka berjalan beriringan di dalam gelap jalan pedesaan. Mereka berjalan yang awalnya dengan diam, begitu senyap. Langkah kaki pun tak terdengar di dalam udara. Tiba-tiba saja, lelaki muda yang bernama Dhimas Gathuk mengamit tangan kakaknya, Kangmas Gothak. Continue reading “Kakang Gothak, Dhimas Gathuk dan ULTAH”

“Mengintip” Latar Sastra Pesantren

Aguk Irawan Mn *
langitan.net

Tempo hari, saya menerima posting email dari Gus Acep (Acep Zamzam Noor) dan Kang Bunis (Sarabunis Mubarok) perihal acara “Silaturahmi Sastrawan Santri” yang diselanggarakan komunitas Azan dan Desantara di Tasikmalaya. Kendati saya bukanlah sastrawan-santri yang betulan, namun jujur, ketika membaca larik barisan sejumlah santri-sastrawan yang akan berkumpul pada tanggal itu, sambil membayangkan berjalannya acara, tiba-tiba saja ada sesuatu yang tertangkap oleh benak saya, sebuah kesan, yang cukup menggetarkan. Antara sedu, bahagia dan haru. Continue reading ““Mengintip” Latar Sastra Pesantren”

Lamongan; Nyanyian Pribumi

Judul Buku: The Lamongan Soul
Pengarang: Javed Paul Syatha
Pengantar: Haris Del Hakim
Jenis Buku: Kumpulan Sajak dan Cerpen
Penerbit: La Rose
Tebal Buku: 44 hlm; 13, 5 x 20, 5 cm
Peresensi: Imamuddin SA

Suatu sugesti tersendiri jika seseorang telah berkenan menyuarakan negeri atau kotanya. Ini membuktikan bahwa orang tersebut benar-benar peduli dan bangga terhadap negeri maupun kota itu. Dan berbesar hatilah bagi negeri atau kota yang memiliki orang-orang seperti mereka. Continue reading “Lamongan; Nyanyian Pribumi”

Bahasa »