Sebuah Memorabilia untuk Yogya

Surjorimba Suroto
http://www.ruangbaca.com/

Didedikasikan kepada para korban dan relawan gempa Yogya, 27 Mei 2006.

Setahun berlalu dan bencana yang melanda masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya tetap membekas. Kenangan akan mereka yang telah tiada senantiasa mengisi hari-hari mereka yang selamat. Langit yang serasa runtuh kerap menghantui dalam mimpi. Luka ini sulit hilang begitu saja. Namun manusia harus tetap mengingat dan berserah diri pada kekuasaan Tuhan Yang Maha Agung. Kehidupan harus terus berlanjut. Apa yang telah terjadi hendaklah membuat manusia ingat tak ada yang abadi di dunia ini. Continue reading “Sebuah Memorabilia untuk Yogya”

Imitasi

Feby Indirani *
ruangbaca.com

“Banyak orang gagal menjadi pemikir orisinil semata-mata karena ingatan mereka terlampau kuat” (Friedrich Nietzsche).

Nietzsche memang sudah mati. Tapi perkataannya di atas selalu membuat saya cemas. Kecuali untuk urusan menghafal jalan, ingatan saya lumayan kuat nyaris menyamai gajah. Saya was-was. Jangan-jangan orang seperti saya akan sulit melahirkan gagasan orisinil. Continue reading “Imitasi”

Bahasa ยป