Kepengurusan Kebudayaan

Nunus Supardi
suaramerdeka.com

Tidak tepat jika lembaga kebudayaan di pemerintahan diusulkan untuk dihapus. Juga tidak tepat apabila keberadaan lembaga kebudayaan di masyarakat dibiarkan atau malahan dimusuhi. Lembaga ini diperlukan karena menjadi wadah aktivitas pemilik kebudayaan. Lembaga itu menjadi kantong yang potensial dan sumber kekuatan dalam memajukan kebudayaan bangsa. Lembaga semi pemerintah juga perlu dipertahankan keberadaannya karena tidak semua lembaga kebudayaan memiliki kemampuan untuk mandiri. Continue reading “Kepengurusan Kebudayaan”

Membicarakan Plus Minus Pramoedya

(Pramoedya Ananta Toer, Perahu yang Setia dalam Badai)
Arwan Tuti Artha
http://www.kr.co.id/

BUKU ini rasanya tidak terlalu istimewa, jika hanya membicarakan soal Pramoedya Ananta Toer. Apalagi, isinya berbagai kumpulan tulisan yang sebelumnya sudah dimuat media massa dan nyaris tak ada yang baru. Judulnya pun tidak simpel. Panjang dan penuh penjelasan. Pram misalnya diibaratkan sebagai perahu yang setia dalam badai. Toh, masih harus dijelaskan lagi sebagai serba-serbi tentang Pram. Tetapi, sebagai buku referensi yang membicarakan plus dan minusnya Pram, tak bisa dianggap enteng upaya yang dilakukan Penerbit Bukulaela ini. Continue reading “Membicarakan Plus Minus Pramoedya”

INE FEBRIYANTI – HAPPY SALMA Terlibat Teater Akbar Nyai Ontosoroh

Laurentius
http://www.suarakarya-online.com/

Setelah absen selama tiga tahun di panggung hiburan, artis dan presenter Ine Febriyanti kembali ke dunia teater. Tak tanggung-tanggung, ia langsung terlibat dalam pementasan teater akbar, Nyai Ontosoroh. Sebuah pementasan teater yang diadaptasi dari sebuah novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, yang telah disadur ke dalam 40 bahasa. Continue reading “INE FEBRIYANTI – HAPPY SALMA Terlibat Teater Akbar Nyai Ontosoroh”

Jalan Raya Pos, Jalan Daendels

Judul : Jalan Raya Pos, Jalan Daendels
Penulis : Pramoedya Ananta Toer
Penerbit : Lentera Dipantara
Cetakan : I, Oktober 2005
Tebal : 145 hal
ISBN : 979-97312-8-3
Peresensi : Hernadi Tanzil
ruangbaca.com

Jalan Raya Pos, Jalan Daendels, membentang 1000 km sepanjang utara Pulau Jawa, dari Anyer sampai Panarukan. Dibangun dibawah perintah Gubernur Jenderal Hindia Belanda saat itu : Herman Willem Daendels (1762-1818). Continue reading “Jalan Raya Pos, Jalan Daendels”

Bahasa ยป