Rilda A. Oe. Taneko
http://www.lampungpost.com/
SEBUTLAH Fajri, ia sahabatku sejak kuliah dulu. Ketika aku pulang kampung, empat tahun yang lalu, ia tergeletak lemah di rumah sakit.
“Berlebihan,” sunggut Tante Min, ibunya Fajri.
Aku diam. Beringsut dari ujung tempat tidur ke arah Fajri. Membantunya membetulkan selang infus yang melibat di tiang gantungnya. Continue reading “Sahabat Lama”
