Ardus M Sawega
Kompas, 20 Feb 2011
Lalu,/seketika,/menukik lurus,/dengan cakar terhunus,/mencengkeram domba-domba,/dengan lapar membara,/berahikan domba,/masgul pada segala-jiwa domba,/masgul murka pada segala airmuka/yang budiman, dombawi, dungu,/bersifat gumpan bulu,/dan baik budi susu dombawi… (Cuma Pandir! Cuma Penyair!) Continue reading “Nietzsche: Jangan Jadi Kaum Dombawi”
