Masih Mencari, Adakah Sastra(wan) Kalteng

Willy Ediyanto*
Borneonews, 25 Agu 2008

MENARIK sekali perdebatan antara Udo Z. Karzi dengan Puji Santosa yang dimuat di harian ini selama bulan Agustus tahun 2008. Menarik bagi penulis karena penulis bekerja sebagai seorang guru yang berijazah dan mengajarkan bahasa dan sastra Indonesia. Menarik karena penulis ikut membidani Komunitas Awan Senja di Kumai, Kotawaringin Barat. Menarik juga karena penulis pernah menanyakan sebuah lomba penulisan sastra akan tetapi tidak diketahui siapa dan di mana panitianya. Continue reading “Masih Mencari, Adakah Sastra(wan) Kalteng”

Sastrawan Kalteng dalam Peta Sastra Nasional

Puji Santosa*
http://cabiklunik.blogspot.com/

BEBERAPA hari yang lalu, akhir bulan Juli 2008, saya membaca sepintas tulisan Saudara Udo Z. Karzi di internet. Awalnya saya membuka blog yang ditulis Udo dengan bahasa daerah, dan saya kurang paham dengan bahasa daerah apa. Hal itu tidak saya hiraukan karena saya kurang paham dan tidak mengerti makna bahasa daerah itu. Lalu, awal bulan Agustus 2008 saya membaca lagi tulisan Saudara Udo yang bertajuk “Dicari Sastra(wan) Kalteng” lewat cabiklunik.blogspot.com Continue reading “Sastrawan Kalteng dalam Peta Sastra Nasional”

Ikhaui

Muhammad Harya Ramdhoni
http://www.seputar-indonesia.com/

Sekawanan anjing membaung. Suaranya menerobos pekatnya malam. Baungnya menantang langit pekat kelam. Tiada bintang sebuah pun di atas sana. Rembulan jua seolah enggan pancarkan sinarnya. Digantikan semarak cahaya ribuan lampu damar menerangi suasana.

Malam ini malam keramat. Malam di mana para dewa menuntut haknya selaku pelindung negeri pegunungan Sekala Bghaii. Malam ini malam ketujuh di bulan Waisak. Malam di mana pemujaan terhadap para dewa penguasa kahyangan dan arwah leluhur penghuni puncak gunung Pesagiiii dikumandangkan dengan khidmat di seluruh Tanah Bumi Sekala Bgha. Continue reading “Ikhaui”

Puisi dan Dekonstruksi: Perihal Sutardji Calzoum Bachri *

Ignas Kleden **
Kompas, 04 Agu 2007

Upaya dan perjuangan Sutardji Calzoum Bachri menerobos makna kata, menerobos jenis kata, menerobos bentuk kata, dan menerobos tata bahasa dapat dipandang sebagai percobaan melakukan dekonstruksi bahasa Indonesia secara besar-besaran dan memberi kemungkinan bagi konstruksi-konstruksi baru yang lebih otentik melalui puisi. Continue reading “Puisi dan Dekonstruksi: Perihal Sutardji Calzoum Bachri *”

‘AOTAR’, Mengupas Tragedi yang tidak Perlu Ditangisi

Eri Anugerah
Media Indonesia, 07 Agu 2007

BENCANA alam tidak saja meninggalkan perih hati, tapi juga menelurkan proses kreatif penciptaan seni. Ketika bencana alam dihayati sebagai sumber inspirasi bagi proses kreatif, lahirlah sebuah karya seni yang menakjubkan. Karya seni tersebut di samping akan menelusuri ingatan orang pada bencana alam yang mahadahsyat, juga akan menyingkap aspek-aspek metafisis bencana alam tersebut dan mengambil hikmahnya. Continue reading “‘AOTAR’, Mengupas Tragedi yang tidak Perlu Ditangisi”

Bahasa »