Hery Firyansyah
http://www.suarakarya-online.com/
Saya beradu mata dengannya pertama kali kira-kira sebulan lalu. Saat itu pukul sebelas malam. Jalan Melawai Raya macet total. Agak lupa penyebabnya. Tetapi saya pasti ingat wajah itu: rambut sebahu, tulangpipi agak tinggi, serta sepasang bibir yang tampaknya tak begitu mahir menyulam senyum. Ia menukar tatapan saya dengan tikaman matanya, dan terus mengunci sudut pandang itu samai mobil saya beranjak menikung. Continue reading “Danis, Sang Model”
